Tanjungpinang, Radarhukum.id – Masih teringat sekitar 3 tahun lalu, saat wabah Covid-19 melanda? Ketika itu, salah satu anggota Polresta Tanjungpinang, Bripka Zulhamsyah, menginisiasi “Razia Perut Lapar” untuk membantu meringankan kesulitan masyarakat pada saat itu.
Bripka Zulhamsyah, yang kini masih bertugas di Sat Intelkam Polresta Tanjungpinang, kembali menjadi viral di media sosial dan grup WhatsApp setelah beraksi dalam kegiatan berbagi di bulan suci Ramadhan 1445 Hijriyah (2024 Masehi). Polisi yang ramah dan terkenal dekat dengan wartawan tersebut beberapa kali menolak diliput saat kegiatan Razia Perut Lapar. “Jangan dulu diliput, tunggu tahun politik ini selesai ya, agar kegiatan ini tidak disalahartikan, karena banyak yang mengira saya akan maju menjadi calon wakil mereka,” jawabnya dengan ramah dan penuh canda.
Namun, setelah ditelusuri, ternyata sahabat-sahabat Bripka Zulhamsyah yang berada di belakang layar kembali memposting di media sosial. Mereka adalah sahabat Bripka Zulhamsyah yang selama setahun terakhir bekerja di staf admin partai politik tingkat lokal maupun nasional. “Alhamdulillah, kegiatan Razia Perut Lapar terus berjalan, karena kesibukan sahabat-sahabat saya di tim kampanye selama setahun terakhir, sehingga kegiatan Razia Perut Lapar tidak terganggu oleh aktivitas politik,” ucapnya dengan bersyukur, Jumat, 15 Maret 2024.
Polisi berhati mulia ini juga menjelaskan bahwa meskipun donatur untuk Razia Perut Lapar tidak sebanyak saat masa Covid-19, namun kegiatan tersebut tetap berlanjut. “Kegiatan Razia Perut Lapar ini masih bertahan, karena masih ada rezeki dari beberapa usaha saya dan rezeki para donatur,” ungkapnya.
Bripka Zulmansyah menyebutkan, dokumentasi kegiatan Razia Perut Lapar dia kirimkan melalui pesan pribadi WhatsApp kepada para donatur.
Ketika ditanya berapa banyak makanan yang disiapkan dalam kegiatan tersebut, ia enggan menyebutkan jumlahnya. “Kalau kita menolong orang bukan karena jumlah apa yang kita bawa, yang penting kita membantu orang sebisa kita. Kalau tidak bisa membantu banyak orang, minimal kita bisa membantu beberapa orang dengan tepat sasaran,” katanya.
“InshaAllah, kebaikan sekecil apapun yang kita berikan tidak akan sia-sia di mata Allah SWT,” tambahnya.
Bripka Zulmansyah merasakan langsung manfaat bersedekah. Dengan terus berjalannya Razia Perut Lapar dari awal tahun 2021 hingga 2024 saat ini, manfaat sedekah yang selama ini dia lakukan itu sangat terasa baginya dan bagi ibunya yang dulunya hampir setiap bulan dirawat di rumah sakit. “Sekarang sudah mulai pulih setelah operasi ring jantung pada bulan Desember 2023. Kesembuhan ibu berkat doa dari semua orang baik,” ungkapnya.
“Alhamdulillah, bulan Mei 2024 nanti ibu sudah berusia 72 tahun, banyak nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada ibu dari kegiatan Sedekah Razia Perut Lapar ini,” tutup Zulhamsyah dengan doa yang tulus. (M.Holul).
Editor: Ifan
Discussion about this post