Batam, Radarhukum.id – Sekolah TK dan SD Sinar Timur Kota Batam menggelar acara pelepasan murid angkatan ke-35 pada Senin (10/6/2024). Acara yang berlangsung di Restoran Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, ini diwarnai dengan suasana meriah dan penuh keakraban.
Para siswa TK dan SD Sinar Timur dengan percaya diri menampilkan berbagai kreasi di panggung yang disediakan. Kepala Sekolah SD Sinar Timur, Sales Making, mengungkapkan bahwa angkatan kali ini meluluskan 34 siswa dengan tingkat kelulusan 100 persen.
“Kami sangat bangga dengan prestasi anak-anak. Pada acara perpisahan ini, kami memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi. Semua anak adalah hebat, tetapi kami memberi penghargaan khusus bagi mereka yang meraih nilai tertinggi,” ujar Sales Making.
Sales Making juga berharap agar para lulusan dapat mempertahankan prestasi dan karakter baik yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di Sinar Timur. Sekolah ini menekankan pendidikan akhlak dan karakter selain ilmu pengetahuan umum, dan rutin menghadirkan konsultan pendidikan untuk meningkatkan kapasitas guru, orang tua, dan siswa.
“Yang kami tonjolkan adalah pembentukan karakter anak tanpa mengesampingkan pengetahuan umum. Kami berusaha menyeimbangkan keduanya agar anak-anak tidak hanya pintar tetapi juga berkarakter baik,” tambahnya.
Pada acara tersebut, TK Sinar Timur juga meluluskan 32 murid. Kepala TK Sinar Timur, Nurhayati, berharap para lulusan dapat memegang teguh pelajaran yang telah diberikan oleh para guru.
“Kami memiliki murid yang heterogen, dari beragam latar belakang suku dan agama. Meski banyak yang memilih Sinar Timur karena ajaran Katolik-nya yang baik, dan pembelajaran karakter di sini yang sangat diperhatikan,” ujar Nurhayati.
Kabar baiknya, kata Nurhayati, bagi anak TK yang melanjutkan ke SD Sinar Timur, mendapatkan prioritas dan diskon biaya pendidikan yang cukup besar.
Heterogennya Sekolah Sinar Timur tampak jelas dalam acara perpisahan tersebut, yang dihadiri oleh orang tua murid dari berbagai suku dan agama. Nurhayati sendiri, yang beragama muslim, menegaskan komitmen sekolah untuk inklusivitas dan keberagaman.**
Discussion about this post