• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Login
Radarhukum.id
  • HOME
  • Berita
    • All
    • Bengkulu
    • BP Batam
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukrim
    • Hukum
    • Internasional
    • Jakarta
    • Kediri
    • Lampung
    • Nasional
    • Olahraga
    • Organisasi
    • Pendidikan
    • Politik
    • Polri
    • Sosial
    • Sumbar
    • Tanjungpinang
    • TNI
    Pemko Batam Perluas Layanan Pendaftaran Parkir Berlangganan, Bisa di BCS dan Kantor Wali Kota

    Pemko Batam Perluas Layanan Pendaftaran Parkir Berlangganan, Bisa di BCS dan Kantor Wali Kota

    Peringati World Cleanup Day 2026, DLHKP Kabupaten Kediri Gelar Aksi Bersih Serentak di SLG

    Peringati World Cleanup Day 2026, DLHKP Kabupaten Kediri Gelar Aksi Bersih Serentak di SLG

    Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

    Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

    Sapa Ratusan Siswa SMPN 3 Kediri, Wako Vinanda Berikan Motivasi dan Penguatan Karakter

    Sapa Ratusan Siswa SMPN 3 Kediri, Wako Vinanda Berikan Motivasi dan Penguatan Karakter

    Korban Dugaan Praktik Mafia Tanah, Daeng Malewa Gugat BPN Karimun ke PTUN Tanjungpinang

    Korban Dugaan Praktik Mafia Tanah, Daeng Malewa Gugat BPN Karimun ke PTUN Tanjungpinang

    SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

    SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

    Pemkot Kediri Tata Jalan Ahmad Yani, DLHKP Percantik Ruang Kota dengan Penataan Taman dan Pencahayaan

    Pemkot Kediri Tata Jalan Ahmad Yani, DLHKP Percantik Ruang Kota dengan Penataan Taman dan Pencahayaan

    Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

    Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

    SMSI Kepri Buka Pemutakhiran Data Anggota, Surat Rekomendasi Jadi Syarat Wajib

    SMSI Kepri Buka Pemutakhiran Data Anggota, Surat Rekomendasi Jadi Syarat Wajib

    • Batam
  • OPINI
    • All
    • Sastra
    Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

    Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

    Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

    Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

    PANCASILA HILANG DI MANA?

    PANCASILA HILANG DI MANA?

    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

  • PROFIL
  • CATATAN REDAKSI
  • EDUKASI HUKUM
    • All
    • Sastra
    Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

    Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

    Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

    Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

    PANCASILA HILANG DI MANA?

    PANCASILA HILANG DI MANA?

    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

    Trending Tags

    • Batam
    No Result
    View All Result
    Radarhukum.id
    • HOME
    • Berita
      • All
      • Bengkulu
      • BP Batam
      • Daerah
      • Ekonomi
      • Hukrim
      • Hukum
      • Internasional
      • Jakarta
      • Kediri
      • Lampung
      • Nasional
      • Olahraga
      • Organisasi
      • Pendidikan
      • Politik
      • Polri
      • Sosial
      • Sumbar
      • Tanjungpinang
      • TNI
      Pemko Batam Perluas Layanan Pendaftaran Parkir Berlangganan, Bisa di BCS dan Kantor Wali Kota

      Pemko Batam Perluas Layanan Pendaftaran Parkir Berlangganan, Bisa di BCS dan Kantor Wali Kota

      Peringati World Cleanup Day 2026, DLHKP Kabupaten Kediri Gelar Aksi Bersih Serentak di SLG

      Peringati World Cleanup Day 2026, DLHKP Kabupaten Kediri Gelar Aksi Bersih Serentak di SLG

      Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

      Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

      Sapa Ratusan Siswa SMPN 3 Kediri, Wako Vinanda Berikan Motivasi dan Penguatan Karakter

      Sapa Ratusan Siswa SMPN 3 Kediri, Wako Vinanda Berikan Motivasi dan Penguatan Karakter

      Korban Dugaan Praktik Mafia Tanah, Daeng Malewa Gugat BPN Karimun ke PTUN Tanjungpinang

      Korban Dugaan Praktik Mafia Tanah, Daeng Malewa Gugat BPN Karimun ke PTUN Tanjungpinang

      SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

      SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

      Pemkot Kediri Tata Jalan Ahmad Yani, DLHKP Percantik Ruang Kota dengan Penataan Taman dan Pencahayaan

      Pemkot Kediri Tata Jalan Ahmad Yani, DLHKP Percantik Ruang Kota dengan Penataan Taman dan Pencahayaan

      Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

      Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

      SMSI Kepri Buka Pemutakhiran Data Anggota, Surat Rekomendasi Jadi Syarat Wajib

      SMSI Kepri Buka Pemutakhiran Data Anggota, Surat Rekomendasi Jadi Syarat Wajib

      • Batam
    • OPINI
      • All
      • Sastra
      Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

      Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

      Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

      Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

      PANCASILA HILANG DI MANA?

      PANCASILA HILANG DI MANA?

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

    • PROFIL
    • CATATAN REDAKSI
    • EDUKASI HUKUM
      • All
      • Sastra
      Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

      Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

      Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

      Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

      PANCASILA HILANG DI MANA?

      PANCASILA HILANG DI MANA?

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

      Trending Tags

      • Batam
      No Result
      View All Result
      Radarhukum.id
      • HOME
      • Berita
      • OPINI
      • PROFIL
      • CATATAN REDAKSI
      • EDUKASI HUKUM
      • Batam
      Home Edukasi Hukum Advokat

      Pandangan Hukum Terkait Pembekuan Berita Acara Sumpah Advokat oleh Pengadilan Tinggi

      Redaksi

      Admin by Admin
      15 Februari 2025
      Cakada Petahana Masih Bisa Publikasi di Media Saat Masa Tenang

      Catatan Redaksi

      Oleh: Ifanko Putra

      Pemimpin Redaksi Radarhukum.id

      Ketika seorang advokat menimbulkan kegaduhan dalam persidangan dan tindakannya mengarah kepada penghinaan terhadap pengadilan (contempt of court) bagaimana mekanisme yang seharusnya dilakukan sesuai hukum yang berlaku di negara kita?

      Menarik Dibaca

      Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

      Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

      Audiensi dengan Pengadilan Tinggi Banten, PERADIN Dorong Penertiban Advokat Pelanggar Kode Etik

      Audiensi dengan Pengadilan Tinggi Banten, PERADIN Dorong Penertiban Advokat Pelanggar Kode Etik

      Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

      Penulis akan mencoba memberikan pandangan hukum sesuai dengan regulasi UU advokat dan ketentuan lainnya. Jika tindakan kegaduhan tersebut dianggap melanggar hukum maupun kode etik advokat, terdapat mekanisme khusus yang harus ditempuh untuk menindaklanjutinya. Dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat (UU Advokat) dan Kode Etik Advokat, telah diatur bahwa setiap pelanggaran etik mesti melalui proses pemeriksaan oleh Dewan Kehormatan Organisasi Advokat, bukan langsung diputuskan oleh pihak pengadilan.

      Organisasi profesi memiliki kewenangan untuk membentuk Dewan Kehormatan yang bertugas menangani dugaan pelanggaran kode etik. Terhadap advokat yang dituduh melakukan pelanggaran wajib diberi kesempatan untuk memberikan pembelaan diri. Tanpa adanya proses pemeriksaan di Dewan Kehormatan, pemecatan atau pencabutan status advokat tidak dapat dilakukan begitu saja. Penegakan etika profesi harus menghormati prinsip due process of law.

      Apabila setelah proses pemeriksaan etik terbukti bahwa seorang advokat melakukan pelanggaran berat, Dewan Kehormatan dapat menjatuhkan sanksi, mulai dari peringatan tertulis, skor,  hingga pemecatan. Jika pemecatan sudah diputuskan, seluruh hak dan kewajiban advokat yang bersangkutan akan gugur. Berita Acara Sumpah (BAS) sebagai bukti bahwa advokat telah bersumpah di depan pengadilan tinggi, secara otomatis tidak berlaku lagi. Sebab, BAS melekat pada status advokat; apabila status tersebut dicabut, dokumen pendukungnya pun kehilangan kekuatan.

      Ketentuan mengenai pengambilan sumpah advokat diatur dalam Pasal 4 ayat (1) UU Advokat, yang menyatakan bahwa setiap advokat harus mengucapkan sumpah di hadapan pengadilan tinggi. Sumpah ini bersifat sakral karena merupakan janji di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dan sekaligus di hadapan hukum. Oleh karena itu, sumpah advokat tidak dapat dicabut atau “dibekukan” secara sepihak oleh pengadilan tinggi, karena pada dasarnya sumpah adalah bagian integral dari komitmen moral dan profesional seorang advokat.

      Bagaimana dengan Pembekuan BAS oleh Pengadilan Tinggi?

      Berbeda halnya dengan pemecatan oleh Dewan Kehormatan, pengadilan tinggi tidak memiliki kewenangan langsung untuk mencabut atau membekukan BAS. BAS hanya berfungsi sebagai catatan resmi bahwa advokat telah bersumpah, bukan keputusan TUN, bukan izin atau lisensi yang dapat dibekukan. Bila terjadi pelanggaran, langkah yang paling tepat adalah melaporkannya ke organisasi advokat untuk diperiksa dalam sidang etik.

      Prinsip non-intervensi dalam UU Advokat menekankan independensi profesi advokat. Intervensi langsung dari pengadilan tinggi dalam bentuk pembekuan BAS dapat berpotensi sebagai tindakan yang melampaui kewenangan. Sebagai lembaga penegak hukum, pengadilan memang berwenang menjaga ketertiban persidangan, namun pemberian sanksi administratif atas status advokat bukanlah ranahnya. Tindakan semacam ini juga berpotensi melanggar hak imunitas advokat sebagaimana diatur dalam Pasal 16 UU Advokat, yang melindungi advokat selama menjalankan tugasnya dengan itikad baik.

      Selain itu, Pasal 28D ayat (1) UUD 1945 menjamin hak setiap orang atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil. Tindakan membekukan BAS tanpa melalui mekanisme yang diatur UU Advokat dapat merusak asas kepastian hukum, sebab advokat berhak atas proses yang transparan dan adil sebelum status profesionalnya dicabut. Hal ini juga mencegah terjadinya preseden buruk, di mana pengadilan tinggi bertindak di luar lingkup kewenangan yang semestinya.

      Meskipun kegaduhan di ruang sidang bisa dikualifikasikan sebagai pelanggaran etika atau bahkan pelanggaran hukum, penindakan terhadap advokat yang bersangkutan harus mengikuti prosedur yang diatur UU Advokat. Dewan Kehormatan Organisasi Advokat adalah lembaga yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan, memutuskan sanksi, dan bila perlu, mengusulkan pencabutan status advokat. Jika pemecatan diputuskan, maka BAS otomatis dianggap tidak berlaku. Namun, tidak ada dasar hukum bagi pengadilan tinggi untuk secara langsung “membekukan” BAS selaku dokumen sumpah..

      Dilema Multibar dan Advokat Kutu Loncat

      Pasca keluarnya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 112/PUU-XII/2014 dan Nomor 36/PUU-XIII/2015 dan Surat Ketua Mahkamah Agung (MA) RI Nomor 73/KMA/HK.01/IX/2015 Indonesia lantas menganut sistem yang memungkinkan lebih dari satu OA. Setiap OA memiliki kewenangan untuk membentuk Dewan Kehormatan atau Dewan Etik guna menegakkan kode etik internal. Namun, kondisi multi bar ini membuka celah bagi advokat yang telah dijatuhi sanksi untuk bergabung dengan OA lain bak kutu loncat.

      Dari perspektif masyarakat pencari keadilan, praktik ini jelas merugikan. Advokat yang semestinya menjalani sanksi dapat kembali beracara di pengadilan seolah-olah tidak pernah melakukan pelanggaran. Selain melemahkan kepercayaan publik terhadap profesi advokat, situasi ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai tanggung jawab moral dan integritas lembaga OA itu sendiri.

      Sebagai alternatif, beberapa kalangan mengusulkan penerapan sistem single bar, yaitu sistem di mana hanya ada satu organisasi advokat yang diakui negara. Dalam sistem ini, advokat yang dijatuhi sanksi oleh Dewan Kehormatan organisasi tunggal tersebut tidak akan bisa menghindar dengan cara berpindah ke OA lain. Putusan sanksi berlaku mengikat di seluruh wilayah hukum Indonesia, sehingga kepastian penegakan etik menjadi lebih terjamin.

      Namun, penerapan single bar bukan tanpa tantangan. Ada kekhawatiran bahwa sistem tunggal dapat menciptakan monopoli dan menimbulkan konflik kepentingan jika tidak dikelola dengan transparan. Selain itu, keragaman pemikiran dan inovasi dalam praktik hukum bisa jadi berkurang, karena hanya satu wadah yang mewakili seluruh advokat. Oleh sebab itu, perlu dipikirkan mekanisme pengawasan yang ketat agar single bar benar-benar mampu meningkatkan kualitas profesi advokat.

      Sementara itu, dalam sistem multi bar yang saat ini berlaku, muncul gagasan untuk membentuk Dewan Kehormatan Bersama. Lembaga ini terdiri dari satu Dewan Kehormatan atau Dewan Etik yang mewakili setiap OA, sehingga putusan sanksi yang dijatuhkan terhadap seorang advokat akan berlaku lintas organisasi. Dengan demikian, advokat yang terbukti melanggar kode etik tidak bisa begitu saja “cuci tangan” dengan bergabung ke OA lain. Model ini dinilai mampu mengakomodasi keanekaragaman OA, sambil tetap menjaga standar etik yang seragam.

      Agar Dewan Kehormatan Bersama berjalan efektif, diperlukan payung hukum yang kuat, misalnya melalui revisi UU Advokat atau regulasi tambahan. Di dalamnya, perlu diatur prosedur yang jelas tentang pelaporan pelanggaran etik, mekanisme persidangan, hingga pelaksanaan putusan yang bersifat final dan mengikat. Tanpa regulasi yang jelas, keputusan Dewan Kehormatan Bersama berpotensi digugat atau diabaikan.

      Mahkamah Agung juga bisa mengeluarkan peraturan atau surat edaran yang menegaskan bahwa advokat yang telah dijatuhi sanksi etik tidak boleh beracara di pengadilan sampai sanksi tersebut berakhir. Sementara itu, pemerintah dan DPR dapat memperkuat landasan hukum single bar atau bila multi bar dengan Dewan Kehormatan Bersama melalui perangkat perundang-undangan.

      Terlepas dari model mana yang diadopsi, penegakan kode etik harus mengedepankan integritas profesi, kepentingan publik, dan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.

      Tags: AdvokatBASBerita Acara SumpahMAMahkamah AgungMKPengadilan Tinggi

      Discussion about this post

      Recommended.

      Direktur Arsi Learning Centre Masih Bungkam Terkait Kejelasan Sertifikat Ratusan Peserta Pelatihan

      Direktur Arsi Learning Centre Masih Bungkam Terkait Kejelasan Sertifikat Ratusan Peserta Pelatihan

      Bupati Sarolangun Tekankan ASN Dilarang Matikan HP, Wajib Respons Warga dan Jurnalis

      Bupati Sarolangun Tekankan ASN Dilarang Matikan HP, Wajib Respons Warga dan Jurnalis

      • Oknum ASN BKAD Takalar Diduga Pungli Ratusan Juta Rupiah Modus Penerimaan CPNS.

        Oknum ASN BKAD Takalar Diduga Pungli Ratusan Juta Rupiah Modus Penerimaan CPNS.

        1932 shares
        Share 773 Tweet 483
      • Kadis PUPR Kepri Masih Bungkam Terkait Proyek Jalan Sei Ladi Batam, Aktivis Tuding Proyek “Tipu-Tipu”

        1767 shares
        Share 707 Tweet 442
      • Belum Kantongi IUP,  Ratusan Hektare Sawit Milik Pribadi Rizal di Mandiangin Diduga Ilegal

        1432 shares
        Share 573 Tweet 358
      • Diterpa Isu Pemerasan, Kades Ko’mara dan Unit Tipikor Polres Takalar Beri Klarifikasi

        1251 shares
        Share 500 Tweet 313
      • Kades dan Perangkat Desa di Karimun Masih Keluhkan Operasional serta Gaji yang Tak Kunjung Cair

        1220 shares
        Share 488 Tweet 305
      • Redaksi
      • Kode Etik Jurnalistik
      • Pedoman Media Siber
      • Disclaimer

      Hak Cipta Radarhukum.id © 2024

      No Result
      View All Result
      • HOME
      • Berita
        • Internasional
        • Nasional
        • Daerah
        • Hukrim
        • Pendidikan
        • Politik
      • EDUKASI HUKUM
        • Agraria
        • Islam & Keluarga
        • Perdata
        • Pidana
        • Tata Negara
      • OPINI
      • PROFIL
      • CATATAN REDAKSI

      Hak Cipta Radarhukum.id © 2024

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In