• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Login
Radarhukum.id
  • HOME
  • Berita
    • All
    • Bengkulu
    • BP Batam
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukrim
    • Hukum
    • Internasional
    • Jakarta
    • Kediri
    • Lampung
    • Nasional
    • Olahraga
    • Organisasi
    • Pendidikan
    • Politik
    • Polri
    • Sosial
    • Sumbar
    • Tanjungpinang
    • TNI
    Humas Kebun PTPN IV Bukit Cermin Bantah Isu Mark Up Pembelian Lahan, Ini Penjelasannya

    Humas Kebun PTPN IV Bukit Cermin Bantah Isu Mark Up Pembelian Lahan, Ini Penjelasannya

    Desil Statistik Dinilai Gadaikan HAM, Warga Banten Kehilangan Hak PBI Jaminan Kesehatan

    Desil Statistik Dinilai Gadaikan HAM, Warga Banten Kehilangan Hak PBI Jaminan Kesehatan

    Bapera Kabupaten Lebak Dukung Kebebasan Pers dan Dorong Pelayanan Pemerintah Pro Kesejahteraan Rakyat

    Bapera Kabupaten Lebak Dukung Kebebasan Pers dan Dorong Pelayanan Pemerintah Pro Kesejahteraan Rakyat

    Lurah Blusukan ke Masyarakat, Setono Pande Jadi Role Model Pelayanan Prima di Kota Kediri

    Lurah Blusukan ke Masyarakat, Setono Pande Jadi Role Model Pelayanan Prima di Kota Kediri

    Anggota DPRD Sarolangun Sayangkan Proyek Jalan Air Hitam Tak Selesai

    Anggota DPRD Sarolangun Sayangkan Proyek Jalan Air Hitam Tak Selesai

    PBI JKN Kembali Dinonaktifkan, Relawan Respek Peduli Lebak Temukan Lebih Ribuan KPM Terdampak

    PBI JKN Kembali Dinonaktifkan, Relawan Respek Peduli Lebak Temukan Lebih Ribuan KPM Terdampak

    RDP GEMBARA dengan Dinas PU dan DPRD Batu Bara, Soroti Tiga Proyek Fasilitas Umum

    RDP GEMBARA dengan Dinas PU dan DPRD Batu Bara, Soroti Tiga Proyek Fasilitas Umum

    Pria Meninggal di Teras Ruko I.Point Pati, Polisi Ungkap Tak Ada Unsur Kekerasan

    Pria Meninggal di Teras Ruko I.Point Pati, Polisi Ungkap Tak Ada Unsur Kekerasan

    Optimalisasi Anggaran Pendidikan, Dindik Kota Kediri Gelar Koordinasi SHS 2027 bagi Bendahara dan Operator

    Optimalisasi Anggaran Pendidikan, Dindik Kota Kediri Gelar Koordinasi SHS 2027 bagi Bendahara dan Operator

    • Batam
  • OPINI
    • All
    • Sastra
    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

    Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

    Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

    Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

    Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

    Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

    Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

  • PROFIL
  • CATATAN REDAKSI
  • EDUKASI HUKUM
    • All
    • Sastra
    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

    Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

    Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

    Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

    Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

    Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

    Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

    Trending Tags

    No Result
    View All Result
    Radarhukum.id
    • HOME
    • Berita
      • All
      • Bengkulu
      • BP Batam
      • Daerah
      • Ekonomi
      • Hukrim
      • Hukum
      • Internasional
      • Jakarta
      • Kediri
      • Lampung
      • Nasional
      • Olahraga
      • Organisasi
      • Pendidikan
      • Politik
      • Polri
      • Sosial
      • Sumbar
      • Tanjungpinang
      • TNI
      Humas Kebun PTPN IV Bukit Cermin Bantah Isu Mark Up Pembelian Lahan, Ini Penjelasannya

      Humas Kebun PTPN IV Bukit Cermin Bantah Isu Mark Up Pembelian Lahan, Ini Penjelasannya

      Desil Statistik Dinilai Gadaikan HAM, Warga Banten Kehilangan Hak PBI Jaminan Kesehatan

      Desil Statistik Dinilai Gadaikan HAM, Warga Banten Kehilangan Hak PBI Jaminan Kesehatan

      Bapera Kabupaten Lebak Dukung Kebebasan Pers dan Dorong Pelayanan Pemerintah Pro Kesejahteraan Rakyat

      Bapera Kabupaten Lebak Dukung Kebebasan Pers dan Dorong Pelayanan Pemerintah Pro Kesejahteraan Rakyat

      Lurah Blusukan ke Masyarakat, Setono Pande Jadi Role Model Pelayanan Prima di Kota Kediri

      Lurah Blusukan ke Masyarakat, Setono Pande Jadi Role Model Pelayanan Prima di Kota Kediri

      Anggota DPRD Sarolangun Sayangkan Proyek Jalan Air Hitam Tak Selesai

      Anggota DPRD Sarolangun Sayangkan Proyek Jalan Air Hitam Tak Selesai

      PBI JKN Kembali Dinonaktifkan, Relawan Respek Peduli Lebak Temukan Lebih Ribuan KPM Terdampak

      PBI JKN Kembali Dinonaktifkan, Relawan Respek Peduli Lebak Temukan Lebih Ribuan KPM Terdampak

      RDP GEMBARA dengan Dinas PU dan DPRD Batu Bara, Soroti Tiga Proyek Fasilitas Umum

      RDP GEMBARA dengan Dinas PU dan DPRD Batu Bara, Soroti Tiga Proyek Fasilitas Umum

      Pria Meninggal di Teras Ruko I.Point Pati, Polisi Ungkap Tak Ada Unsur Kekerasan

      Pria Meninggal di Teras Ruko I.Point Pati, Polisi Ungkap Tak Ada Unsur Kekerasan

      Optimalisasi Anggaran Pendidikan, Dindik Kota Kediri Gelar Koordinasi SHS 2027 bagi Bendahara dan Operator

      Optimalisasi Anggaran Pendidikan, Dindik Kota Kediri Gelar Koordinasi SHS 2027 bagi Bendahara dan Operator

      • Batam
    • OPINI
      • All
      • Sastra
      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

      Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

      Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

      Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

      Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

      Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

      Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

    • PROFIL
    • CATATAN REDAKSI
    • EDUKASI HUKUM
      • All
      • Sastra
      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

      Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

      Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

      Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

      Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

      Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

      Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

      Trending Tags

      No Result
      View All Result
      Radarhukum.id
      • HOME
      • Berita
      • OPINI
      • PROFIL
      • CATATAN REDAKSI
      • EDUKASI HUKUM
      Home Opini

      Ketika Penguji UKW Mengangkangi KEJ yang Diajarkannya

      Editor: Ifan

      Admin by Admin
      21 Mei 2025
      Ketika Penguji UKW Mengangkangi KEJ yang Diajarkannya

      Ady Indra Pawennari, Bendahara PWI Kepri. (Foto: Dokpri)

      Oleh : Ady Indra Pawennari

      Bendahara PWI Kepri

      BEBERAPA bulan yang lalu, saya pernah mengajukan protes pada seorang pejabat kepolisian di Polda Kepri. Masalahnya, ada berita tentang saya yang diunggah oleh sebuah media siber menggunakan namanya sebagai narasumber. Jika dibaca, siapapun pasti percaya bahwa berita itu benar. Karena narasumbernya kompeten, seorang pejabat kepolisian di bidangnya. Padahal, dia tak pernah diwawancara dan memberikan keterangan kepada wartawan media siber tersebut.

      Menarik Dibaca

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

      Menurut saya, ini preseden buruk bagi wartawan dan media itu sendiri. Pertama, saya yang menjadi obyek tulisan pada berita itu tak pernah dikonfirmasi. Padahal, wartawan yang menulisnya kenal baik. Sering ngopi dan makan bersama. Saya pula yang membayarinya. Kedua, narasumber yang digunakan dalam beritanya mengaku tak pernah diwawancarai atau memberikan keterangan kepadanya.

      Saya langsung menemui pejabat Polda Kepri yang menjadi narasumber dalam berita tadi. Beliau membuka handphone miliknya dan menunjukkannya kepada saya. Ada 18 orang yang mengaku wartawan mengiriminya pesan untuk konfirmasi. Tak ada satupun yang direspon karena bukan Tupoksinya, melainkan Tupoksi Humas. Sebelumnya, memang ada wartawan yang menelponnya, tapi itu bukan wawancara dan bukan untuk diberitakan.

      Rupanya, pembicaraan off the record itu direkam secara diam-diam oleh si wartawan tadi. Selanjutnya, disebarkan kepada wartawan yang lain seolah-olah rekaman itu keterangan resmi dari pejabat kepolisian itu. Padahal, dalam dunia jurnalistik, perbuatan seperti ini haram hukumnya untuk dilakukan. Selain melanggar Undang-Undang Pers, juga melanggar Kode Etik Jurnalistik.

      “Saya tidak pernah diwawancara dan tidak pernah memberikan keterangan kepada wartawan, karena itu bukan Tupoksi saya, tapi Tupoksinya Humas. Kalau itu bisa dilaporkan langsung ke Dewan Pers pak. Biar mereka tidak mengarang berita. Karena semua pemberitaan dari Humas,” tegas pejabat Polda Kepri itu kepada saya.

      Setelah mendapatkan penjelasan panjang lebar dari sang narasumber tadi, saya langsung pulang ke rumah di Tanjungpinang. Dalam perjalanan di atas laut yang mengayun, pikiran saya terus berkecamuk. Marah dan sedih dengan perilaku oknum wartawan, sekaligus teman yang menulis saya di media siber itu. Apa dia tak paham Undang-Undang Nomor : 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik yang menjadi pedoman bagi wartawan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya?

      Rasanya tidak. Karena dia merupakan salah satu penguji pada setiap kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dilaksanakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri. Bahkan, dia pernah menjadi penguji saya saat mengikuti UKW tingkat Madya yang digelar PWI Kepri di Batam. Saya masih ingat betul bagaimana dia mengajarkan tentang verifikasi, konfirmasi, klarifikasi dan tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi

      Pokoknya, kepiawaiannya dalam menjelaskan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik tak perlu diragukan lagi. Saya akui itu, hebat dan patut diacungi jempol. Hanya saja, dalam prakteknya lain dikata, lain dibuat. Atau bahasa kerennya tak satunya kata dan perbuatan. Tak ada lagi verifikasi, konfirmasi dan klarifikasi. Pokoknya, Ketua Umum HIPKI Ady Indra Pawennari Ditangkap atas Dugaan Penipuan Pematangan Lahan di Bintan.

      Narasumber yang digunakan dalam berita tersebut membantah dan mengaku tidak pernah diwawancara atau memberikan keterangan kepada wartawan media ini. Karena memberikan keterangan kepada wartawan, itu tugasnya Humas. Begitu juga dengan saya sebagai obyek dalam pemberitaan itu. Tidak pernah dikonfirmasi atau dimintai klarifikasi. Padahal, berita yang dibuatnya mengandung fitnah dan pencemaran nama baik.

      Dalam berita yang ditulisnya dan diunggah pada tanggal 27 Februari 2025 jam 17.50 WIB, saya disebut terlibat penipuan proyek pematangan lahan 75.000 meter persegi di Bintan senilai Rp1,8 Miliar. Hingga kini, pembayaran lahan tersebut belum diselesaikan AIP (Ady Indra Pawennari), sebagaimana dilaporkan oleh pihak yang merasa dirugikan.

      Andai saja ada konfirmasi, verifikasi dan klarifikasi seperti yang pernah diajarkannya kepada saya saat mengikuti uji kompetensi, tentu fitnah dan pencemaran nama baik ini tak terjadi. Padahal, dalam kasus ini saya adalah korban penipuan. Saya meminjamkan cek kepada teman sebagai alat transaksi jasa penimbunan lahan yang jatuh temponya 3 bulan kemudian. Dan pada saat cek jatuh tempo, si peminjam cek tak menyetorkan dananya.

      Jadilah saya tersangka dugaan penipuan cek kosong, karena saya sebagai pemilik cek. Bukan tersangka penipuan proyek pematangan lahan. Bahkan, sebelum berita itu diunggah, si pemimjam cek sudah menyelesaikan pembayarannya dan pelapor sudah mencabut laporan polisi, serta menandatangani surat pernyataan perdamaian yang disaksikan penyidik.

      Tapi, apa boleh buat, berita sudah terlanjur heboh dan menyebar kemana-mana. Saya pun sibuk memberikan klarifikasi bersama pengacara saya dan mengirimkan keterangan tertulis kepada sejumlah media. Intinya, saya ini korban, bukan pelaku penipuan. Adakah mereka memuat klarifikasi itu? Ya, sebagian media yang menyadari kekeliruannya. Bahkan, ada yang menghapus beritanya secara sukarela.

      Lalu, apakah wartawan yang juga berprofesi sebagai penguji UKW PWI itu, memuat hak jawab/klarifikasi yang saya sampaikan secara terbuka tersebut? Tidak. Ternyata, hak jawab, koreksi dan klarifikasi yang diajarkannya selama ini, hanya berlaku untuk orang lain. Tidak untuk dirinya sendiri.

      Saya sempat mengalami frustrasi yang luar biasa menyaksikan bagaimana oknum wartawan, bahkan seorang penguji UKW, yang maaf, menurut hemat saya sangat tidak beretika dan manusiawi dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya. Meminjam istilah Prof Rhenald Kasali (Guru Besar FE UI), mereka bukan melakukan encouragement, melainkan discouragement.

      Ini tak boleh dibiarkan. Seorang penguji UKW boleh membuat berita suka-suka, tak mengindahkan Kode Etik Jurnalistik yang menjadi pedoman bagi wartawan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya. Kalau ini dibiarkan, maka boleh jadi kata-kata bijak orang tua dulu “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari” akan terjadi bagi wartawan yang pernah diajarnya.

      Discussion about this post

      Recommended.

      Ajak Tim BARA Ciptakan Pilkada Sejuk, Haji Bakti Lubis – Raja Bakhtiar Sebut Kandidat Lain Sebagai Sahabat Baik

      Ajak Tim BARA Ciptakan Pilkada Sejuk, Haji Bakti Lubis – Raja Bakhtiar Sebut Kandidat Lain Sebagai Sahabat Baik (2)

      Warga Tanjung Pura Langkat Terisolasi Banjir, Logistik Habis, Sinyal Hilang dan Bantuan Tak Juga Tiba

      Warga Tanjung Pura Langkat Terisolasi Banjir, Logistik Habis, Sinyal Hilang dan Bantuan Tak Juga Tiba

      • Oknum ASN BKAD Takalar Diduga Pungli Ratusan Juta Rupiah Modus Penerimaan CPNS.

        Oknum ASN BKAD Takalar Diduga Pungli Ratusan Juta Rupiah Modus Penerimaan CPNS.

        1932 shares
        Share 773 Tweet 483
      • Kadis PUPR Kepri Masih Bungkam Terkait Proyek Jalan Sei Ladi Batam, Aktivis Tuding Proyek “Tipu-Tipu”

        1767 shares
        Share 707 Tweet 442
      • Belum Kantongi IUP,  Ratusan Hektare Sawit Milik Pribadi Rizal di Mandiangin Diduga Ilegal

        1432 shares
        Share 573 Tweet 358
      • Diterpa Isu Pemerasan, Kades Ko’mara dan Unit Tipikor Polres Takalar Beri Klarifikasi

        1251 shares
        Share 500 Tweet 313
      • Kades dan Perangkat Desa di Karimun Masih Keluhkan Operasional serta Gaji yang Tak Kunjung Cair

        1220 shares
        Share 488 Tweet 305
      • Redaksi
      • Kode Etik Jurnalistik
      • Pedoman Media Siber
      • Disclaimer

      Hak Cipta Radarhukum.id © 2024

      No Result
      View All Result
      • HOME
      • Berita
        • Internasional
        • Nasional
        • Daerah
        • Hukrim
        • Pendidikan
        • Politik
      • EDUKASI HUKUM
        • Agraria
        • Islam & Keluarga
        • Perdata
        • Pidana
        • Tata Negara
      • OPINI
      • PROFIL
      • CATATAN REDAKSI

      Hak Cipta Radarhukum.id © 2024

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In