Bengkulu, Radarhukum.id – Untuk memperkuat keamanan pasca aksi demonstrasi beberapa hari terakhir, Polresta Bengkulu bersama unsur TNI dan instansi terkait melaksanakan Patroli Skala Besar Gabungan, Kamis (4/9/2025).
Kegiatan dimulai dengan apel kesiapan pukul 13.00 WIB di halaman Mapolresta Bengkulu, dipimpin langsung Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Sudarno, S.Sos., M.H., didampingi Kabag OPS Polresta Bengkulu.
Dalam arahannya, Kapolresta menegaskan bahwa patroli skala besar ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, damai, dan terkendali.
“Patroli ini merupakan wujud sinergi nyata seluruh unsur pengamanan daerah. Kita hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan,” ujar Kombes Pol. Sudarno.
Patroli melibatkan ratusan personel gabungan, terdiri dari anggota Polresta Bengkulu dan Polsek jajaran, TNI, BPBD Kota Bengkulu, Basarnas, Satpol-PP, Lanal Bengkulu, Detasemen Polisi Militer II/1 Bengkulu, serta sejumlah instansi pendukung lainnya.
Rute patroli mencakup berbagai titik strategis, antara lain kawasan perkantoran, instansi pemerintah, hingga fasilitas vital. Beberapa jalur yang dilintasi meliputi Jalan S. Parman, Jalan Suprapto, Jalan Mayjen Sutoyo, hingga Jalan Adam Malik. Patroli juga menyasar area publik seperti Simpang Lima, Simpang Skip, Simpang Padang Harapan, Pasar Baru, serta rumah dinas Kapolda dan Wakapolda Bengkulu.
Selain itu, patroli turut melewati kantor gubernur, DPRD Provinsi, Kodim 0407, Polda Bengkulu, dan Polresta Bengkulu. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat membangun rasa percaya publik terhadap stabilitas keamanan di Kota Bengkulu.
Kapolresta juga menegaskan bahwa Polri menjunjung tinggi kebebasan berpendapat sepanjang disampaikan dengan tertib dan sesuai hukum.
“Kami tidak pernah menghalangi aspirasi masyarakat. Tugas kami adalah mengawal dan memberikan pelayanan agar penyampaian aspirasi berjalan damai dan aman,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa situasi Kota Bengkulu sejauh ini masih relatif aman dan kondusif. Kekhawatiran sejumlah pihak, termasuk kalangan perbankan, berhasil diredam berkat komunikasi intensif antara aparat keamanan dengan para pemangku kepentingan.





























Discussion about this post