Takalar, Radarhukum.id – Senyum sumringah terpancar dari wajah ratusan keluarga kurang mampu di Desa Komara, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar. Hari ini, mereka menerima penyaluran beras bantuan pangan dari pemerintah desa, sebuah bantuan yang sangat dinantikan untuk meringankan beban ekonomi sehari-hari.
Acara penyaluran berlangsung di Aula Kantor Desa Komara, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Kepala Desa Komara, Bapak Ruslam, beserta jajaran aparat desa, dan perwakilan lembaga desa, dan para tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan bantuan ini tepat sasaran.
Sebanyak 558 karung beras dengan masing-masing berat 10 kg didistribusikan kepada 279 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat. Setiap KK berhak menerima 2 karung atau setara dengan 20 kg beras. Penyaluran ini mencakup alokasi dua bulan sekaligus, yaitu untuk periode Juni dan Juli, memberikan kelegaan ekstra bagi warga.
Beberapa warga mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan mereka atas bantuan ini. “Kami sangat lega dengan adanya bantuan beras dari pemerintah. Penghasilan kami selama ini seringkali hanya cukup untuk membeli beras dan lauk pauk,” ujar salah seorang warga.
“Sekarang, dengan adanya pembagian beras ini, kami bisa menggunakan uang untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya,” timpal warga lain.
Kepala Desa Ko'mara, Ruslam, turut merasakan kegembiraan warganya. Ia menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah, provinsi, dan pusat atas terlaksananya program Bantuan Pangan ini.
“Program ini adalah wujud nyata ketahanan pangan nasional, memastikan masyarakat kita bisa tidur dalam keadaan kenyang, tentram, dan sejahtera,” ungkap Ruslam.
Meskipun penyaluran berjalan lancar, Bapak Ruslam., ST tidak menampik adanya sedikit kendala teknis dari pihak Bulog.
“Jatah beras untuk desa kami sempat tersasar ke Kelurahan Takalar Lama, Kecamatan Mappakasungguh, Kabupaten Takalar. Kami harus menjemput sendiri beras tersebut di sana,” jelasnya. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Namun, kendala tersebut tidak menyurutkan semangat perangkat desa dan pihak terkait. “Meski ada sedikit hambatan, itu tidak menjadi soal. Demi kepentingan warga, kami berkomitmen untuk selalu berbuat yang terbaik,” tutup Ruslam., ST menekankan dedikasi untuk kesejahteraan masyarakat Desa Ko'mara.




























Discussion about this post