Karimun, Radarhukum.id — Kekhawatiran akan meningkatnya kenakalan remaja di Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, membuat salah satu tokoh masyarakat setempat, Rahman, angkat suara. Ia menilai situasi saat ini sudah cukup mengkhawatirkan, baik dari sisi peredaran narkoba maupun perilaku remaja yang ugal-ugalan.
“Aparat penegak hukum dan pemerintah Kecamatan Moro harus bertindak tegas. Masyarakat resah banyak remaja yang ugal-ugalan berkendara di jalan besar, dan berbagai tindakan yang mengganggu ketenangan lainnya,” tegas Rahman dengan nada kesal.
Dia berharap aparat penegak hukum lebih proaktif baik dalam mencegah maupun melakukan tindakan. “Jangan sampai ada korban jiwa dulu baru bertindak,” tambahnya.
Yang juga cukup parah, menurut Rahman, peredaran narkoba di Kecamatan Moro. Ia menyoroti kasus terbaru di mana seorang pengedar ditangkap namun kemudian dibebaskan meski barang bukti dinilai cukup kuat.
“Banyak warga bertanya ke saya, baru ditangkap kok sudah lepas? Ada apa ini dengan penegak hukum di Karimun?” ujarnya penuh tanda tanya.
Melihat situasi yang makin tidak terkendali, Rahman mengajak seluruh tokoh masyarakat di Kecamatan Moro untuk bersatu dan mengambil peran aktif. Jika aparat tidak juga bertindak, ia mendorong masyarakat sendiri yang turun tangan memberantas kenakalan remaja dan peredaran narkoba.
“Saya sudah muak! Selama ini saya diam, tapi sekarang warga sudah banyak mengadu ke saya. Bahkan saya sendiri hampir ditabrak remaja yang kebut-kebutan di jalan raya. Jalan besar itu untuk masyarakat umum, bukan arena balap!” tutupnya dengan nada geram.





























Discussion about this post