Kediri, Radarhukum.id – Pemerintah Kota Kediri terus menggencarkan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kediri, aktivasi IKD dilakukan secara gratis dengan sistem jemput bola ke berbagai wilayah. Layanan tersebut menyasar masyarakat di kelurahan, ruang publik hingga sekolah.
Upaya tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga saat ini, capaian aktivasi IKD di Kota Kediri telah mencapai sekitar 21 persen.
Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Drs. H. R. Marsudi Nugroho, M.Pd., mengatakan pelayanan jemput bola dilakukan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus mempermudah proses aktivasi IKD.
“Pelayanan jemput bola ini kami lakukan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan aktivasi IKD. Prosesnya cepat, mudah dan tidak dipungut biaya,” ujarnya.
Untuk melakukan aktivasi, masyarakat cukup membawa KTP elektronik (KTP-el) dan telepon pintar yang digunakan untuk mengakses aplikasi IKD.
Pada pekan ini, Dispendukcapil Kota Kediri membuka layanan aktivasi IKD di wilayah Kelurahan Campurejo dengan jadwal sebagai berikut:
Senin, 24 Agustus 2026, pukul 08.00–12.00 WIB, untuk warga RT 17/RW 04.
Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 08.00–12.00 WIB, untuk warga RT 18/RW 04.
Kamis, 27 Agustus 2026, pukul 08.00–12.00 WIB, untuk warga RT 19/RW 04.
Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 08.00–11.00 WIB, untuk warga RT 20/RW 05.
Dispendukcapil menegaskan seluruh pelayanan aktivasi IKD tersebut gratis atau tidak dipungut biaya. Program jemput bola ini ditujukan kepada masyarakat yang telah memiliki KTP elektronik agar segera memanfaatkan IKD sebagai bagian dari peralihan menuju layanan administrasi kependudukan yang lebih modern.
Selain lebih praktis karena dapat diakses melalui telepon pintar, IKD juga dilengkapi dengan sistem keamanan, termasuk fitur biometrik seperti sidik jari dan pengenalan wajah (Face ID), sehingga keamanan akses terhadap identitas digital masyarakat semakin diperkuat.






























Discussion about this post