Takalar, Radarhukum.id – Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M., didampingi Sekretaris Daerah Takalar, Dr. Muhammad Hasib, S.STP., M.AP., M.I.Kom., menyaksikan penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi RI tentang Izin Pembukaan Program Studi Keperawatan Program Magister di Stikes Tanawali Takalar.
Penyerahan SK dilakukan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, M.Si., kepada Ketua Stikes Tanawali Takalar, Dr. Fatmawati, S.Ap., M.Kes., di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin (28/4/2025).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Takalar menyampaikan bahwa penyerahan SK ini merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan, tidak hanya bagi Stikes Tanawali, tetapi juga untuk Kabupaten Takalar. Ia menegaskan bahwa Stikes Tanawali menjadi institusi pertama di wilayah Sultanbatara, bahkan di kawasan Indonesia Timur, yang membuka Program Studi Magister Keperawatan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Takalar, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pencapaian luar biasa ini. Ini membuktikan bahwa Stikes Tanawali terus berkontribusi mendukung Takalar menjadi daerah dengan sumber daya manusia yang maju dan berdaya saing,” ujar Hengky.
Menurutnya, di tengah tantangan global yang semakin ketat dan tanpa batas, peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi kebutuhan mendesak yang harus disikapi secara responsif.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pembukaan Program Magister Keperawatan di Stikes Tanawali Takalar sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Takalar, yakni mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Sementara itu, Ketua Stikes Tanawali Takalar, Dr. Fatmawati, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penyerahan SK ini menjadi momentum bersejarah bagi Stikes Tanawali, mengingat ini adalah program magister keperawatan pertama yang hadir di wilayah Sultanbatara dan Indonesia Timur.
“Alhamdulillah, seluruh program studi di Stikes Tanawali Takalar sudah terakreditasi. Kami juga mendapatkan banyak bantuan beasiswa dari LLDikti, bahkan tahun ini 80 persen mahasiswa kami menerima KIP Kuliah,” ungkap Fatmawati.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, Stikes Tanawali sedang mempersiapkan proses perubahan bentuk kelembagaan, baik menjadi institut maupun universitas. Upaya ini diharapkan dapat semakin mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Takalar.
Selain itu, Fatmawati menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan dan RSUD Padjonga Dg. Ngalle yang telah memberikan kesempatan bagi mahasiswa Stikes Tanawali untuk melaksanakan praktik klinik.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Takalar, Fadel Achmad, Kepala Dinas Kesehatan Takalar, Kepala Dinas Pendidikan Takalar, para dosen, staf, serta mahasiswa Stikes Tanawali Takalar.




























Discussion about this post