Sarolangun, Radarhukum.id – Sejumlah warga Kecamatan Mandiangin mengeluhkan kondisi penerangan jalan umum (PJU) yang mati total di beberapa titik. Kondisi ini membuat ruas jalan raya Tembesi–Sarolangun di wilayah sejumlah desa menjadi gelap pada malam hari.
Menurut warga, lampu-lampu PJU tersebut diduga mati karena bohlam di tiang sudah lama putus. “Ada beberapa titik lampu jalan yang mati semua. Kalau malam suasananya jadi suram. Kalau lampu menyala, lingkungan desa jadi lebih cerah dan indah,” kata Umar, warga setempat, kepada Radarhukum.id, Kamis (7/8/2025).
Umar mengungkapkan, perhatian dan perawatan PJU selama ini cenderung terfokus di wilayah lain seperti Sarolangun, Bathin VIII, dan Singkut. “Wilayah kami seperti dianaktirikan,” ujarnya.
Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sarolangun, Tarmizi, menegaskan pihaknya berkomitmen memperbaiki PJU di Kecamatan Mandiangin.
“Sebelum fokus ke Mandiangin, kami sedang melaksanakan perintah bupati untuk menghidupkan seluruh lampu mati di dalam kota. Setelah itu, dalam waktu singkat, kami akan perbaiki di Mandiangin,” kata Tarmizi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (8/8/2025).
Tarmizi menambahkan, dirinya juga telah menerima permintaan dari beberapa anggota DPRD agar lampu yang mati segera diganti dan fasilitas yang rusak diperbaiki. “Intinya, kami berkomitmen agar masyarakat tidak merasa dianaktirikan. Ini harus kami luruskan,” tegasnya.




























Discussion about this post