Takalar, Radarhukum.id – Pantai Tanggul Topejawa mendadak riuh pada Minggu (24/8), saat final Katinting Race Laikang Seri 4 yang menjadi rangkaian Dankodaeral Cup sekaligus memeriahkan HUT ke-80 RI digelar.
Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, hadir langsung menyaksikan aksi memacu adrenalin para joki katinting di atas gelombang laut. Menurutnya, balap perahu tradisional ini bukan sekadar adu cepat, tetapi juga ruang perekat persaudaraan masyarakat pesisir sekaligus etalase potensi bahari Takalar.
“Balap perahu katinting ini harus dimajukan karena telah tumbuh sebagai tradisi budaya pesisir yang patut dijaga dan dikembangkan hingga ke level yang lebih tinggi,” ujar Daeng Manye.
Acara tersebut juga dihadiri Laksda TNI Andi Abdul Azis bersama jajaran, Kapolsek Mangarabombang AKP Haji Sarro, Danramil Takalar, Dempon Takalar, para kepala desa se-Kecamatan Mangarabombang–Laikang, serta ribuan penonton dari berbagai daerah Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Barat.
Lomba berlangsung seru dan menegangkan. Suara mesin katinting meraung memecah ombak, sementara ribuan pasang mata menyemangati jagoannya. Hadiah yang diperebutkan pun cukup menggiurkan: juara pertama membawa pulang mesin perahu plus uang tunai Rp9 juta, disusul hadiah Rp6 juta untuk juara kedua, dan Rp4 juta bagi juara ketiga. Total hadiah mencapai Rp30 juta.
Hasil akhir mencatat Sumber Racing 23 sebagai juara pertama, diikuti Resky Palanro 789 sebagai runner-up, dan Sumber Tiga Berlian di posisi ketiga. Sementara itu, STHill 01 menempati peringkat keempat, Sumber Resky 99 di posisi kelima, dan Delta 09 di urutan keenam.





























Discussion about this post