Agam, Radarhukum.id – Paguyuban Hakim Tuah Sakato Ranah Minang menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, serta Nagari Panta Pauh, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 6 Desember. Paguyuban yang beranggotakan para hakim berdarah Minang itu menggandeng Pengadilan Negeri (PN) Bukittinggi sebagai satuan kerja terdekat untuk memastikan bantuan tiba tepat sasaran.
Ketua, para hakim, dan aparatur PN Bukittinggi turun langsung menyalurkan bantuan tersebut. Tim Humas PN Bukittinggi menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan terdiri dari kebutuhan pokok hingga dukungan finansial.
“Bantuan yang kami salurkan berupa paket sembako, obat-obatan, dan sejumlah uang tunai. Kami berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan mendesak warga yang terdampak bencana,” ujar Tim Humas PN Bukittinggi.
Nagari Sungai Landia dan Nagari Panta Pauh merupakan dua wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November lalu. Banyak daerah yang masih minim sentuhan bantuan, sehingga penyaluran dari Hakim Tuah Sakato Ranah Minang ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan warga.
“Masih banyak daerah yang belum menerima bantuan secara optimal. Karena itu, kami bergerak cepat agar masyarakat di wilayah terdampak bisa segera merasakan uluran tangan,” kata perwakilan Hakim Tuah Sakato Ranah Minang.
Rombongan berangkat pada pagi hari dari PN Bukittinggi menuju lokasi bencana. Setibanya di sana, bantuan diserahkan kepada perwakilan warga. Suasana penyerahan berlangsung hangat dan penuh rasa haru.
“Suasananya sangat haru dan penuh kekeluargaan. Kami ingin hadir bukan hanya membawa bantuan materi, tetapi juga memberi semangat agar warga tetap tegar menghadapi situasi ini,” tutur salah satu hakim yang ikut dalam rombongan.
Warga yang menerima bantuan menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian tersebut.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Kehadiran para hakim dan rombongan memberikan energi positif bagi kami untuk bangkit kembali,” ungkap salah satu perwakilan warga.
Tim Humas PN Bukittinggi menegaskan bahwa dukungan seperti ini menjadi penting dalam situasi darurat kemanusiaan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi antara lembaga peradilan dan masyarakat semakin kuat, terutama ketika menghadapi kondisi darurat kemanusiaan,” tutup Tim Humas PN Bukittinggi. (Dndp)




























Discussion about this post