Sarolangun, Radarhukum.id — Proyek revitalisasi bangunan ruang kelas, laboratorium IPA, dan gedung administrasi di SMA Negeri 4 Sarolangun, Provinsi Jambi, telah mencapai progres lebih dari 95 persen. Saat ini, pekerjaan tersisa hanya pada tahap finishing ringan.
Kepala SMAN 4 Sarolangun, Sri Handayani, menyampaikan bahwa kegiatan revitalisasi tersebut dibiayai dari alokasi dana pemerintah pusat tahun anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp1,2 miliar. Pekerjaan dilaksanakan secara swakelola oleh pihak sekolah bersama tim yang telah ditunjuk, baik dari unsur internal maupun eksternal.
“Progres pekerjaan saat ini sudah lebih dari 95 persen. Tinggal penyelesaian finishing ringan saja,” ujar Sri Handayani saat ditemui di SMAN 4 Sarolangun, Minggu (4/1/2026).
Ia menjelaskan, revitalisasi mencakup pembangunan lima ruang kelas, satu ruang laboratorium IPA, serta satu ruang administrasi sekolah. Seluruh tahapan pekerjaan, kata dia, telah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) serta arahan konsultan pengawas dan pendamping dari perguruan tinggi Universitas Jambi (UNJA).
“Sejak awal pelaksanaan, kami selalu menyampaikan laporan progres pembangunan, mulai dari 20 persen, 75 persen, hingga nanti laporan akhir 99 persen,” jelasnya.
Sri Handayani mengakui bahwa dalam pelaksanaan di lapangan terdapat sejumlah tantangan. Namun demikian, pihaknya menegaskan tidak pernah menerima teguran dari konsultan pengawas maupun pendamping.
Terkait adanya isu di luar yang menyebut proyek revitalisasi tersebut mangkrak, ia menyayangkan pernyataan tersebut dan menegaskan hal itu tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
“Memang masih ada beberapa catatan kecil yang belum dikerjakan, seperti pemasangan keramik yang sempat tertunda karena kendala tenaga kerja. Namun itu bukan mangkrak, melainkan belum sempat dikerjakan dan sekarang sudah siap dipasang,” tegasnya.
Ia berharap publik memperoleh informasi yang objektif dan sesuai kondisi sebenarnya. Menurutnya, pihak sekolah dan tim pelaksana telah berupaya maksimal agar program revitalisasi berjalan baik dan tuntas.
“Karena ini dikerjakan secara swakelola, tentu kami tidak ingin hasilnya buruk apalagi sampai tidak selesai,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komite SMAN 4 Sarolangun, Edi Setiadi, menyatakan kepuasannya atas hasil pekerjaan yang telah dilakukan oleh tim pelaksana. Ia juga memberikan apresiasi kepada kepala sekolah atas capaian progres pembangunan tersebut.
“Kami dari komite sekolah mengapresiasi kinerja kepala sekolah dan tim. Pembangunan gedung laboratorium IPA, ruang administrasi, dan lima ruang kelas telah mencapai lebih dari 95 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama proses pembangunan, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan lancar dan tidak terganggu karena masih tersedia gedung lain yang dapat digunakan.
“Secara umum, pembangunan telah sesuai dengan aturan yang berlaku. Catatan kecil dalam progres pekerjaan adalah hal yang wajar selama tidak bersifat fatal dan merugikan,” tutupnya.




























Discussion about this post