Lebak, Radarhukum.id – Sorotan publik terhadap hasil revitalisasi Alun-Alun Rangkasbitung terus menguat. Kekecewaan masyarakat yang ramai disuarakan di ruang publik maupun media sosial dinilai sebagai hal yang wajar dan bahkan sejalan dengan sikap Bupati Lebak yang telah memberikan sejumlah catatan penting terhadap hasil pekerjaan proyek tersebut.
Menanggapi polemik itu, istri Bupati Lebak, Belia Hasbi Jayabaya, menegaskan bahwa sejak awal pihaknya tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan di lapangan. Ia mengungkapkan terdapat 22 titik catatan dari Bupati Lebak yang wajib diperbaiki oleh pihak kontraktor.
“Ada 22 titik catatan dari Pak Bupati yang memang harus diperbaiki oleh kontraktor. Itu sudah disampaikan,” ujar Belia saat dihubungi Radarhukum.id melalui pesan WhatsApp, Rabu (14/1/2026).
Belia menilai kekecewaan masyarakat terhadap kondisi Alun-Alun Rangkasbitung merupakan bentuk kepedulian warga terhadap ruang publik kebanggaan daerah, bukan sesuatu yang perlu diperdebatkan.
“Kalau masyarakat kecewa, itu sangat wajar. Bahkan Pak Bupati pun merasakan hal yang sama. Kasihan warga, karena alun-alun ini milik masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keluhan sebenarnya telah muncul sejak awal, termasuk saat peluncuran (launching) kawasan alun-alun tersebut. Beberapa kekurangan bahkan sudah disampaikan secara langsung pada saat itu.
“Pada saat launching sebenarnya kami sudah menyampaikan keluhan. Terlebih fasilitas olahraga, khususnya lapangan basket, menjadi perhatian karena itu juga hobi saya,” katanya.
Terkait pertanyaan publik mengenai pihak pelaksana proyek revitalisasi, Belia menegaskan bahwa urusan teknis, termasuk penunjukan kontraktor, merupakan kewenangan dinas terkait.
“Soal siapa kontraktornya, silakan tanyakan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU),” ujarnya singkat.
Sementara itu, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Lebak bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tidak hanya berhenti pada evaluasi internal, tetapi juga memastikan perbaikan dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan sesuai harapan publik.




























Discussion about this post