Tanjungpinang, Radarhukum.id – Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Kepri, Yusnar Yusuf, S.H., M.H, dan Asisten Intelijen (Asintel) Yovandi Yasid, S.H., M.H., menggelar pertemuan silaturahmi bersama sejumlah insan media, di Kantor Kejaksaan Tinggi Kepri, Tanjungpinang, Jumat (1/8/2025).
Silaturahmi ini untuk mempererat kemitraan strategis antara institusi kejaksaan dan jurnalis. Dalam kesempatan tersebut, Kasipenkum Kejati Kepri Yusnar Yusuf menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh awak media yang selama ini telah berkontribusi dalam menyebarluaskan informasi khususnya tentang kinerja kejaksaan.
“Terima kasih kepada rekan-rekan media atas kerja samanya selama ini, dengan pemberitaan yang ditulis oleh teman-teman masyarakat menjadi tau apa yang dilakukan kejaksaan dalam penegakan hukum. Kami menyadari, mungkin ada kekurangan dalam komunikasi maupun penyampaian informasi. Untuk itu, kami mohon maaf dan berharap ke depan sinergi ini bisa semakin kuat,” ujar Yusnar.
Sementara itu, Asintel Kejati Kepri, Yovandi Yasid, yang baru menjabat dan sebelumnya pernah bertugas sebagai Kajari Berau dan Kajari di Aceh, memperkenalkan diri kepada para jurnalis yang hadir dan menyebut, media adalah sahabat kejaksaan.
“Salam kenal untuk semua rekan media. Saya berharap kita bisa terus bekerja sama. Media adalah sahabat kejaksaan. Di satu sisi menjadi mitra penyebar informasi, di sisi lain juga menjadi alat kontrol yang sangat penting untuk memastikan kejaksaan tetap berjalan di jalur yang benar,” ungkap Yovandi. Pertemuan ini diwarnai dengan suasana akrab, diisi dengan tanya jawab dan diskusi menarik.
Pemimpin Redaksi Radarhukum.id, Ifanko Putra yang turut diundang dalam kegiatan silaturahmi itu, menyampaikan apresiasi atas kinerja Kejaksaan Tinggi Kepri yang cukup baik selama ini, termasuk kinerja Kasipenkum yang dinilai sangat aktif dan bersahabat dengan wartawan. Selain itu, menurut pria yang menjabat Wakil Ketua PWI Batam ini, kedatangan Asintel baru dengan rekam jejak pengalaman dan jam terbang yang cukup tinggi memberikan rasa optimistis baru bagi penegakan hukum di Kepri.
“Saya lihat beliau berpengalaman cukup panjang, mulai dari Kejaksaan Negeri Padang, Jakarta, Banda Aceh, serta pernah memimpin beberapa Kejari seperti Kejari Kalimantan Tengah, Kejari Aceh Tengah, hingga jadi Kajari Kabupaten Berau sebelum berlabuh di Kepri,” katanya.
Ifan yang juga Ketua Persaudaraan Jurnalis Muslim Provinsi Kepri itu berharap, sinergi antara kejaksaan dan media dapat terus terjalin erat, demi mewujudkan transparansi dan penegakan hukum yang berintegritas di wilayah Kepulauan Riau.




























Discussion about this post