Kediri, Radarhukum.id– Ketenangan warga Dusun Ngesong, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, kini berubah menjadi kecemasan. Aktivitas galian tanah di wilayah tersebut selain memicu polusi udara yang semakin parah, juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi longsor yang sewaktu-waktu dapat mengancam permukiman warga.
Pantauan di lapangan menunjukkan, kepulan debu tebal menyelimuti rumah-rumah warga setiap kali armada truk pengangkut tanah melintas. Kondisi ini semakin diperparah dengan banyaknya truk yang beroperasi tanpa penutup terpal, sehingga material tanah berceceran di jalan dan beterbangan tertiup angin.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, debu galian kini sudah menjadi “makanan sehari-hari” bagi masyarakat setempat. Selain mengganggu pernapasan, debu juga dengan cepat mengotori perabotan rumah tangga, bahkan hanya dalam hitungan jam.
“Setiap hari kami harus menyapu dan membersihkan rumah. Debunya tebal, anak-anak juga sering batuk,” keluhnya.
Namun, persoalan debu bukanlah satu-satunya kekhawatiran warga. Ancaman longsor justru menjadi ketakutan terbesar, terutama saat musim hujan tiba.
“Kami takut kalau hujan deras turun. Pengerukan tanah yang masif di area atas atau sekitar sini bisa memicu longsor. Kalau itu terjadi, siapa yang mau bertanggung jawab?” ujar warga lainnya dengan nada cemas.
Warga juga menyoroti lemahnya penerapan standar keselamatan oleh para sopir truk pengangkut material. Padahal, sesuai aturan, truk pengangkut hasil galian wajib menggunakan terpal untuk mencegah debu dan material jatuh yang dapat membahayakan pengguna jalan lain. Namun di Desa Tiron, banyak truk melintas dengan muatan terbuka, seolah mengabaikan aturan yang berlaku.
Masyarakat berharap pihak pengelola galian serta pemerintah daerah segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas. Warga menegaskan, mereka tidak menolak pembangunan maupun aktivitas ekonomi, namun menuntut agar seluruh kegiatan dilakukan sesuai prosedur, memperhatikan keselamatan, serta tidak merugikan masyarakat kecil yang terdampak langsung.





























Discussion about this post