• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Login
Radarhukum.id
  • HOME
  • Berita
    • All
    • Bengkulu
    • BP Batam
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukrim
    • Hukum
    • Internasional
    • Jakarta
    • Kediri
    • Lampung
    • Nasional
    • Olahraga
    • Organisasi
    • Pendidikan
    • Politik
    • Polri
    • Sosial
    • Sumbar
    • Tanjungpinang
    • TNI
    Motor Rental Dibawa Kabur, Korban Laporkan ke Polsek Bengkong

    Motor Rental Dibawa Kabur, Korban Laporkan ke Polsek Bengkong

    Pemko Batam Perluas Layanan Pendaftaran Parkir Berlangganan, Bisa di BCS dan Kantor Wali Kota

    Pemko Batam Perluas Layanan Pendaftaran Parkir Berlangganan, Bisa di BCS dan Kantor Wali Kota

    Peringati World Cleanup Day 2026, DLHKP Kabupaten Kediri Gelar Aksi Bersih Serentak di SLG

    Peringati World Cleanup Day 2026, DLHKP Kabupaten Kediri Gelar Aksi Bersih Serentak di SLG

    Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

    Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

    Sapa Ratusan Siswa SMPN 3 Kediri, Wako Vinanda Berikan Motivasi dan Penguatan Karakter

    Sapa Ratusan Siswa SMPN 3 Kediri, Wako Vinanda Berikan Motivasi dan Penguatan Karakter

    Korban Dugaan Praktik Mafia Tanah, Daeng Malewa Gugat BPN Karimun ke PTUN Tanjungpinang

    Korban Dugaan Praktik Mafia Tanah, Daeng Malewa Gugat BPN Karimun ke PTUN Tanjungpinang

    SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

    SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

    Pemkot Kediri Tata Jalan Ahmad Yani, DLHKP Percantik Ruang Kota dengan Penataan Taman dan Pencahayaan

    Pemkot Kediri Tata Jalan Ahmad Yani, DLHKP Percantik Ruang Kota dengan Penataan Taman dan Pencahayaan

    Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

    Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

    • Batam
  • OPINI
    • All
    • Sastra
    Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

    Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

    Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

    Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

    PANCASILA HILANG DI MANA?

    PANCASILA HILANG DI MANA?

    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

  • PROFIL
  • CATATAN REDAKSI
  • EDUKASI HUKUM
    • All
    • Sastra
    Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

    Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

    Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

    Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

    PANCASILA HILANG DI MANA?

    PANCASILA HILANG DI MANA?

    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

    Trending Tags

    • Batam
    No Result
    View All Result
    Radarhukum.id
    • HOME
    • Berita
      • All
      • Bengkulu
      • BP Batam
      • Daerah
      • Ekonomi
      • Hukrim
      • Hukum
      • Internasional
      • Jakarta
      • Kediri
      • Lampung
      • Nasional
      • Olahraga
      • Organisasi
      • Pendidikan
      • Politik
      • Polri
      • Sosial
      • Sumbar
      • Tanjungpinang
      • TNI
      Motor Rental Dibawa Kabur, Korban Laporkan ke Polsek Bengkong

      Motor Rental Dibawa Kabur, Korban Laporkan ke Polsek Bengkong

      Pemko Batam Perluas Layanan Pendaftaran Parkir Berlangganan, Bisa di BCS dan Kantor Wali Kota

      Pemko Batam Perluas Layanan Pendaftaran Parkir Berlangganan, Bisa di BCS dan Kantor Wali Kota

      Peringati World Cleanup Day 2026, DLHKP Kabupaten Kediri Gelar Aksi Bersih Serentak di SLG

      Peringati World Cleanup Day 2026, DLHKP Kabupaten Kediri Gelar Aksi Bersih Serentak di SLG

      Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

      Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

      Sapa Ratusan Siswa SMPN 3 Kediri, Wako Vinanda Berikan Motivasi dan Penguatan Karakter

      Sapa Ratusan Siswa SMPN 3 Kediri, Wako Vinanda Berikan Motivasi dan Penguatan Karakter

      Korban Dugaan Praktik Mafia Tanah, Daeng Malewa Gugat BPN Karimun ke PTUN Tanjungpinang

      Korban Dugaan Praktik Mafia Tanah, Daeng Malewa Gugat BPN Karimun ke PTUN Tanjungpinang

      SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

      SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

      Pemkot Kediri Tata Jalan Ahmad Yani, DLHKP Percantik Ruang Kota dengan Penataan Taman dan Pencahayaan

      Pemkot Kediri Tata Jalan Ahmad Yani, DLHKP Percantik Ruang Kota dengan Penataan Taman dan Pencahayaan

      Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

      Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

      • Batam
    • OPINI
      • All
      • Sastra
      Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

      Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

      Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

      Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

      PANCASILA HILANG DI MANA?

      PANCASILA HILANG DI MANA?

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

    • PROFIL
    • CATATAN REDAKSI
    • EDUKASI HUKUM
      • All
      • Sastra
      Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

      Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

      Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

      Tiga Pasal Diuji, Satu Undang-Undang Dipertaruhkan

      PANCASILA HILANG DI MANA?

      PANCASILA HILANG DI MANA?

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

      Trending Tags

      • Batam
      No Result
      View All Result
      Radarhukum.id
      • HOME
      • Berita
      • OPINI
      • PROFIL
      • CATATAN REDAKSI
      • EDUKASI HUKUM
      • Batam
      Home Edukasi Hukum

      RUU KUHAP, Ini Masukan Dinda Riskanita, Akademisi FH Universitas Siber Muhammadiyah

      Editor: Ifan

      Admin by Admin
      17 Februari 2025
      RUU KUHAP, Ini Masukan Dinda Riskanita, Akademisi FH Universitas Siber Muhammadiyah

      Dinda Riskanita, S.H., M.H., akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) Yogyakarta. (Foto: Dokpri).

      Yogyakarta, Radarhukum.id – Komisi III DPR RI telah memulai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) pada Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025. Pembahasan ini bertujuan untuk memperbarui serta menyesuaikan ketentuan hukum acara pidana yang ada dengan perkembangan zaman dan kebutuhan keadilan yang lebih baik di Indonesia. RUU ini mencakup berbagai aspek, mulai dari prosedur penyidikan, pemeriksaan di pengadilan, hingga hak-hak tersangka dan terdakwa.

      Sejumlah akademisi dan praktisi hukum turut memberikan masukan agar RUU KUHAP ini tidak melenceng dari ketentuan yang ada, progresif, dan berpihak kepada masyarakat. Salah satunya adalah Dinda Riskanita, S.H., M.H., akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) Yogyakarta, yang menyoroti sejumlah problematika dalam KUHAP yang telah berlaku sejak 1981. Menurutnya, KUHAP menghadapi berbagai tantangan dalam implementasi dan relevansinya terhadap kebutuhan keadilan modern.

      “Salah satu problem utama dalam KUHAP adalah prosedur penyidikan dan penahanan yang masih dianggap mengabaikan hak asasi manusia (HAM). Penahanan yang dilakukan tanpa pemeriksaan memadai berpotensi menyebabkan penyalahgunaan wewenang dan berlangsung terlalu lama. Selain itu, kurangnya pengawasan dalam prosedur penyidikan dapat menimbulkan penyalahgunaan kekuasaan oleh aparat kepolisian,” ujar Dinda.

      Menarik Dibaca

      Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

      Surat Utang Tanpa Meterai, Apakah Tetap Sah di Mata Hukum?

      Audiensi dengan Pengadilan Tinggi Banten, PERADIN Dorong Penertiban Advokat Pelanggar Kode Etik

      Audiensi dengan Pengadilan Tinggi Banten, PERADIN Dorong Penertiban Advokat Pelanggar Kode Etik

      Kupas Perma 2/2026, Ketua Kamar Pidana MA Jelaskan 5 Tahap Pemidanaan

      Ia juga menyoroti perlindungan terhadap hak tersangka dan terdakwa yang dinilai masih kurang, terutama terkait hak atas pendampingan hukum. “Dalam beberapa kasus, individu yang kurang mampu sering kali tidak mendapatkan bantuan pengacara, sehingga proses hukum yang mereka jalani bisa menjadi tidak adil,” tambahnya.

      Lebih lanjut, peran jaksa dalam penyidikan juga menjadi perhatian. “Meskipun KUHAP mengatur bahwa penyidikan adalah wewenang polisi, keterlibatan jaksa yang terlalu besar dapat menimbulkan konflik kepentingan, terutama jika tidak ada mekanisme pengawasan yang ketat,” jelas Dinda. Selain itu, proses persidangan yang lama dan berlarut-larut juga menjadi masalah besar yang dapat memperlambat keadilan dan merugikan pihak-pihak yang terlibat.

      Dinda yang merupakan Kepala Program Studi Hukum SiberMu ini, juga mengangkat isu kepastian hukum dalam penggunaan alat bukti, terutama alat bukti elektronik yang semakin banyak digunakan.

      “KUHAP masih memiliki ketidakjelasan dalam mengatur validitas dan penerimaan alat bukti tertentu, yang sering kali menjadi kendala dalam persidangan,” katanya. Perlindungan terhadap saksi dan korban dalam kasus pidana juga menjadi sorotan. “Sering kali saksi atau korban merasa terancam dan tidak mendapatkan perlindungan yang cukup, yang berdampak pada kualitas kesaksian mereka,” ungkapnya.

      Dalam kasus tindak pidana khusus seperti korupsi, terorisme, dan narkotika, KUHAP saat ini dinilai belum cukup responsif. “Aturan yang ada masih memiliki kelemahan dalam pengadilan dan pembuktian, yang menjadi kendala utama dalam penegakan hukum yang efektif,” ujarnya. Sementara itu, alternatif penyelesaian perkara seperti diversi dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal. “Beberapa kasus seharusnya dapat diselesaikan melalui mediasi atau penyelesaian damai, tetapi tetap berlanjut ke pengadilan,” tambahnya.

      Untuk mengatasi berbagai problematika ini, banyak pihak mengusulkan revisi KUHAP agar lebih responsif terhadap dinamika sosial, perkembangan teknologi, dan kebutuhan keadilan yang lebih baik. Peningkatan perlindungan hak asasi manusia menjadi prioritas dalam RUU KUHAP baru, termasuk hak atas pendampingan hukum, perlakuan manusiawi selama proses hukum, serta jaminan kebebasan individu selama penyidikan dan persidangan.

      Dinda menegaskan bahwa pengawasan terhadap aparat penegak hukum harus diperkuat guna mencegah penyalahgunaan wewenang.

      “Mekanisme pengawasan yang ketat terhadap polisi, jaksa, dan hakim harus diterapkan, termasuk pembentukan lembaga pengawas independen yang memastikan proses hukum berjalan dengan adil,” katanya.

      Selain itu, penyelesaian perkara yang cepat dan efisien juga menjadi agenda penting dalam RUU KUHAP baru. “Harus ada diversifikasi penyelesaian perkara, penyederhanaan prosedur yang tidak perlu, serta pengaturan yang lebih efektif terkait durasi penyidikan dan persidangan agar tidak berlarut-larut,” tambahnya.

      RUU KUHAP juga diharapkan mengakomodasi perkembangan teknologi, terutama dalam penggunaan bukti elektronik seperti email, rekaman digital, dan pesan teks dalam sistem hukum pidana.

      “Regulasi yang lebih jelas terkait bukti elektronik sangat diperlukan agar dapat diterima di pengadilan tanpa kendala teknis dan interpretasi yang membingungkan,” ujar Dinda.

      Perlindungan terhadap saksi dan korban juga harus diperkuat dengan ketentuan yang lebih tegas, terutama dalam kasus-kasus berisiko tinggi seperti korupsi besar, terorisme, atau kekerasan seksual.

      “Perlindungan ini meliputi jaminan keselamatan, identitas, serta kesejahteraan saksi dan korban agar mereka merasa aman dalam memberikan kesaksian,” tambahnya.

      Dalam aspek penahanan, Dinda menekankan pentingnya pembaruan ketentuan agar tidak ada lagi kasus penahanan yang terlalu lama tanpa alasan jelas. “Pengaturan yang lebih ketat terhadap penahanan pra-peradilan dan batas waktu penahanan sangat diperlukan agar tidak ada pihak yang dirugikan,” jelasnya.

      Selain itu, keterlibatan masyarakat dan organisasi sipil juga perlu diperhitungkan dalam proses pembahasan RUU ini. “Semua pihak harus memiliki kesempatan untuk memberikan masukan agar aturan yang dihasilkan lebih komprehensif dan dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat,” katanya.

      Disamping hal tersebut, Dinda juga menyoroti pentingnya konsistensi dengan sistem hukum yang ada. “Prinsip-prinsip dasar seperti praduga tak bersalah, keadilan, dan persamaan di hadapan hukum harus tetap dijaga agar undang-undang ini selaras dengan hukum nasional dan internasional yang berlaku,” tutupnya.

      Sebelum disahkan, evaluasi dan uji coba terhadap implementasi peraturan ini juga harus dilakukan guna mengidentifikasi potensi masalah yang mungkin muncul di masa depan.

      “Diversitas kasus yang ada juga harus diperhatikan, dengan pengaturan prosedur yang berbeda sesuai tingkat keparahan tindak pidana. Misalnya, penanganan kasus korupsi, terorisme, atau kejahatan terorganisir membutuhkan prosedur yang lebih spesifik dibandingkan dengan kasus pidana umum. Dengan memperhatikan semua aspek ini, diharapkan RUU KUHAP yang baru dapat menciptakan sistem hukum yang lebih adil, efisien, dan responsif terhadap perkembangan zaman,” pungkasnya.

      Tags: HukumKUHAPRUUSiberMuUniversitas Siber Muhammadiyah

      Discussion about this post

      Recommended.

      Pemuda Muhammadiyah:  PLN Batam Jangan Bikin Gaduh dengan Wacana Kenaikan Tarif Listrik

      Pemuda Muhammadiyah:  PLN Batam Jangan Bikin Gaduh dengan Wacana Kenaikan Tarif Listrik

      Gempa Bumi dengan Kekuatan 5.3 SR Guncang Pesisir Selatan, Sumatera Barat

      Gempa Bumi dengan Kekuatan 5.3 SR Guncang Pesisir Selatan, Sumatera Barat

      • Oknum ASN BKAD Takalar Diduga Pungli Ratusan Juta Rupiah Modus Penerimaan CPNS.

        Oknum ASN BKAD Takalar Diduga Pungli Ratusan Juta Rupiah Modus Penerimaan CPNS.

        1932 shares
        Share 773 Tweet 483
      • Kadis PUPR Kepri Masih Bungkam Terkait Proyek Jalan Sei Ladi Batam, Aktivis Tuding Proyek “Tipu-Tipu”

        1767 shares
        Share 707 Tweet 442
      • Belum Kantongi IUP,  Ratusan Hektare Sawit Milik Pribadi Rizal di Mandiangin Diduga Ilegal

        1432 shares
        Share 573 Tweet 358
      • Diterpa Isu Pemerasan, Kades Ko’mara dan Unit Tipikor Polres Takalar Beri Klarifikasi

        1251 shares
        Share 500 Tweet 313
      • Kades dan Perangkat Desa di Karimun Masih Keluhkan Operasional serta Gaji yang Tak Kunjung Cair

        1220 shares
        Share 488 Tweet 305
      • Redaksi
      • Kode Etik Jurnalistik
      • Pedoman Media Siber
      • Disclaimer

      Hak Cipta Radarhukum.id © 2024

      No Result
      View All Result
      • HOME
      • Berita
        • Internasional
        • Nasional
        • Daerah
        • Hukrim
        • Pendidikan
        • Politik
      • EDUKASI HUKUM
        • Agraria
        • Islam & Keluarga
        • Perdata
        • Pidana
        • Tata Negara
      • OPINI
      • PROFIL
      • CATATAN REDAKSI

      Hak Cipta Radarhukum.id © 2024

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In