Sumut, Radarhukum.id – Sejumlah komunitas di Pematang Siantar dan Simalungun tergerak untuk membantu korban bencana alam yang melanda Tapanuli, Sibolga, dan beberapa kabupaten sekitarnya. Penggalangan dana kemanusiaan ini dimulai pada Kamis (27/11/2025) dan akan berlangsung hingga 30 November mendatang.
Komunitas yang terlibat antara lain SISISAR (Siantar Simalungun Satu Rasa), K-SP, GAIB, MPD, DTPeduli, serta beberapa komunitas lainnya. Founder K-SP, Papah Kenzie, menyampaikan bahwa aksi solidaritas ini dikoordinatori oleh Ayah Regar, Sanny, dan dirinya.
“Kami terpanggil untuk melakukan penggalangan dana bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana alam di Tapanuli, Sibolga, dan wilayah sekitar,” ujar Papah Kenzie.
Aksi penggalangan dana dilakukan di sejumlah titik di Kota Pematang Siantar selama tiga hari. Bantuan yang dikumpulkan tidak hanya berupa uang, tetapi juga pakaian layak pakai, bahan makanan, dan kebutuhan lainnya.
“Berapa pun hasil penggalangan dana ini akan langsung kami serahkan ke lokasi bencana,” tambahnya.
Papah Kenzie berharap masyarakat luas turut memberikan dukungan demi meringankan beban para korban. Menurutnya, yang paling penting adalah tumbuhnya rasa kemanusiaan dan solidaritas antarwarga.
“Tidak ada target jumlah dana. Yang utama adalah masyarakat Siantar dan Simalungun dapat merasakan kesedihan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” tutupnya.




























Discussion about this post