• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Login
Radarhukum.id
  • HOME
  • Berita
    • All
    • Bengkulu
    • BP Batam
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukrim
    • Hukum
    • Internasional
    • Jakarta
    • Kediri
    • Lampung
    • Nasional
    • Olahraga
    • Organisasi
    • Pendidikan
    • Politik
    • Polri
    • Sosial
    • Sumbar
    • Tanjungpinang
    • TNI
    Rekomendasi Ombudsman RI Berbuah Tindakan, Pinjol Ilegal Ditakedown

    Rekomendasi Ombudsman RI Berbuah Tindakan, Pinjol Ilegal Ditakedown

    Kasus Tanah Warga, Posbakumadin Batam Apresiasi Polsek Batuaji dan Dorong Penuntasan Proses Hukum

    Posbakumadin Batam Perjuangkan Hak Pekerja, Perusahaan Tak Transparan Hingga Dugaan Upah Lembur Tak Dibayar

    Bacok Kepala Lawan Saat Duel, Terdakwa Divonis 8 Tahun oleh PN Tanjabtim

    Bacok Kepala Lawan Saat Duel, Terdakwa Divonis 8 Tahun oleh PN Tanjabtim

    Langkah Strategis SMA Negeri 1 Kediri dalam Membangun Disiplin Siswa Berbasis Data

    Langkah Strategis SMA Negeri 1 Kediri dalam Membangun Disiplin Siswa Berbasis Data

    Batam Bangun ZoSS di SDN 001 Batam Kota, Li Claudia Pastikan Titik Penyeberangan Aman

    Batam Bangun ZoSS di SDN 001 Batam Kota, Li Claudia Pastikan Titik Penyeberangan Aman

    Ditemukan Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, Puluhan Pohon Siap Panen Diamankan

    Ditemukan Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, Puluhan Pohon Siap Panen Diamankan

    Pelantikan Pejabat Eselon III/IV Disorot, Sekda Sarolangun Beri Penjelasan

    Pelantikan Pejabat Eselon III/IV Disorot, Sekda Sarolangun Beri Penjelasan

    Jaringan Rayap Besi Pencuri Kabel dan Travo di Batam Dibekuk Polisi

    Jaringan Rayap Besi Pencuri Kabel dan Travo di Batam Dibekuk Polisi

    DLHKP Kota Kediri Gelar Aksi Bersih Sungai Brantas Demi Sukseskan Gerakan Nasional Indonesia Asri

    DLHKP Kota Kediri Gelar Aksi Bersih Sungai Brantas Demi Sukseskan Gerakan Nasional Indonesia Asri

    • Batam
  • OPINI
    • All
    • Sastra
    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

    Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

    Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

    Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

    Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

    Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

    Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

  • PROFIL
  • CATATAN REDAKSI
  • EDUKASI HUKUM
    • All
    • Sastra
    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saat Nurani Diuji di Senayan

    Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

    Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

    Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

    Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

    Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

    Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

    Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

    Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

    Trending Tags

    • Batam
    No Result
    View All Result
    Radarhukum.id
    • HOME
    • Berita
      • All
      • Bengkulu
      • BP Batam
      • Daerah
      • Ekonomi
      • Hukrim
      • Hukum
      • Internasional
      • Jakarta
      • Kediri
      • Lampung
      • Nasional
      • Olahraga
      • Organisasi
      • Pendidikan
      • Politik
      • Polri
      • Sosial
      • Sumbar
      • Tanjungpinang
      • TNI
      Rekomendasi Ombudsman RI Berbuah Tindakan, Pinjol Ilegal Ditakedown

      Rekomendasi Ombudsman RI Berbuah Tindakan, Pinjol Ilegal Ditakedown

      Kasus Tanah Warga, Posbakumadin Batam Apresiasi Polsek Batuaji dan Dorong Penuntasan Proses Hukum

      Posbakumadin Batam Perjuangkan Hak Pekerja, Perusahaan Tak Transparan Hingga Dugaan Upah Lembur Tak Dibayar

      Bacok Kepala Lawan Saat Duel, Terdakwa Divonis 8 Tahun oleh PN Tanjabtim

      Bacok Kepala Lawan Saat Duel, Terdakwa Divonis 8 Tahun oleh PN Tanjabtim

      Langkah Strategis SMA Negeri 1 Kediri dalam Membangun Disiplin Siswa Berbasis Data

      Langkah Strategis SMA Negeri 1 Kediri dalam Membangun Disiplin Siswa Berbasis Data

      Batam Bangun ZoSS di SDN 001 Batam Kota, Li Claudia Pastikan Titik Penyeberangan Aman

      Batam Bangun ZoSS di SDN 001 Batam Kota, Li Claudia Pastikan Titik Penyeberangan Aman

      Ditemukan Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, Puluhan Pohon Siap Panen Diamankan

      Ditemukan Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, Puluhan Pohon Siap Panen Diamankan

      Pelantikan Pejabat Eselon III/IV Disorot, Sekda Sarolangun Beri Penjelasan

      Pelantikan Pejabat Eselon III/IV Disorot, Sekda Sarolangun Beri Penjelasan

      Jaringan Rayap Besi Pencuri Kabel dan Travo di Batam Dibekuk Polisi

      Jaringan Rayap Besi Pencuri Kabel dan Travo di Batam Dibekuk Polisi

      DLHKP Kota Kediri Gelar Aksi Bersih Sungai Brantas Demi Sukseskan Gerakan Nasional Indonesia Asri

      DLHKP Kota Kediri Gelar Aksi Bersih Sungai Brantas Demi Sukseskan Gerakan Nasional Indonesia Asri

      • Batam
    • OPINI
      • All
      • Sastra
      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

      Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

      Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

      Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

      Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

      Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

      Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

    • PROFIL
    • CATATAN REDAKSI
    • EDUKASI HUKUM
      • All
      • Sastra
      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional  dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      Apel Pagi sebagai Instrumen Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negara

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      KUHAP Baru: Menafsirkan Peralihan Pemeriksaan Acara Biasa Menjadi Acara Singkat

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Peran Juru Bicara dan Humas Pengadilan Sebagai Court Public Relations

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Muktamar X PPP Ancol Memanas! Siapa Ketua Umum Sah? Mardiono vs Agus Suparmanto!

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saat Nurani Diuji di Senayan

      Saya Diancam Dilaporkan Kasus Penyerobotan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

      Paradoks Peran Pemerintah dalam Sengketa administrasi: Primum Remedium atau Sekedar Retorika

      Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

      Nadiem, Yaqut, dan Panggung Politik yang Tak Pernah Sepi Skandal

      Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

      Nonaktif Bukan Alasan untuk Tetap Menikmati Fasilitas

      Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

      Kapan Pemerintah Belajar Mendengar Sebelum Jalanan Membara?

      Trending Tags

      • Batam
      No Result
      View All Result
      Radarhukum.id
      • HOME
      • Berita
      • OPINI
      • PROFIL
      • CATATAN REDAKSI
      • EDUKASI HUKUM
      • Batam
      Home Catatan Redaksi

      KEPALA-KEPALA BABI

      Admin by Admin
      23 Juli 2025
      KEPALA-KEPALA BABI

      Ilustrasi: RH

      Cerpen oleh: Ifanko P

      Dia dikenal sebagai sosok yang santun sejak belia. Tumbuh dalam lingkungan keluarga berada, terhormat, dan agamis membentuk kepribadiannya menjadi seorang pemuda berbudi.

      Saat menempuh pendidikan di kampus, dia orator ulung, aktivis gerakan mahasiswa yang cukup diperhitungkan, piawai  berpidato serta menggerakkan massa dengan kata-kata yang memikat.

      Menarik Dibaca

      Dari Norma Sosial ke Norma Pidana, Membaca Ulang Hukum Adat dalam KUHP Nasional

      Dari Norma Sosial ke Norma Pidana, Membaca Ulang Hukum Adat dalam KUHP Nasional

      Dinamika Hukum Pers Kontemporer

      Dinamika Hukum Pers Kontemporer

      Menunggangi Kebenaran

      Singkatnya, Bahar adalah pemuda yang baik. Tak hanya dihormati karena kebaikan dan ilmunya, ia juga aktif dalam berbagai organisasi masyarakat di daerahnya, selalu muncul di muka membantu masyarakat. Ditambah lagi, wajahnya yang teduh, dengan sikap penuh ketulusan, membuat orang-orang percaya bahwa dia pantas sebagai sosok pemimpin. Mulailah dia digadang-gadang maju sebagai calon legislatif.

      Hinga pada tahun pesta demokrasi yang tepat, ia mencoba peruntungan lewat jalur politik, mendaftarkan diri sebagai calon legislatif. segala upaya dia lakukan agar menang. Nasib mujur, ketika itu, meski baru pertama kali maju nyaleg, kemenangan mutlak diraihnya.

      Melihat rekam jejak dan sepak terjangnya selama ini, masyarakat meyakini bahwa Bahar adalah pilihan terbaik, sosok yang mampu membawa perubahan dengan kepedulian tinggi dan nilai-nilai religi yang kokoh. Selain sosoknya yang memang sesuai di hati masyarakat, partai yang mengusungnya pula turut mendongkrak elektabilitasnya. Tidak terasa, periode pertama Bahar di legislatif tuntas dengan kesan dan citra yang amat positif

      Ketika periode keduanya tiba, tak ada yang meragukan kemampuan Bahar. Ia lantas terpilih kembali. Suara yang ia peroleh justru semakin tinggi. Selama menjabat, melalui berbagai program dan lewat dana aspirasi, ia membangun banyak fasilitas di daerah pemilihannya. Jalan-jalan diperbaiki, jembatan, lapangan olahraga dibangun, serta bantuan-bantuan lainnya yang membuat masyarakat semakin yakin bahwa Bahar adalah pemimpin yang amanah.

      Namun, di balik senyum kharismatik yang terpampang di baliho-baliho besar, sebetulnya ada sisi lain yang tak diketahui banyak orang.  Di rumah Bahar sedikit berlain, dengan yang tampak. Meski tak terlalu fatal, namun dia sama sekali berbeda dari yang dikenal oleh orang banyak. Tentu istrinya yang paling tahu. Bila tampak di luar amat penyabar, Di rumah Bahar agak ketus, namun tetap bertanggungjawab. Ketika muncul dimana mana dengan penuh senyum, periang, dan suka menghibur orang. Dirumah dia orang serius dan dingin. Itu sedikit perbedaannya. Pada istrinya, Sinta, ia bicara seperlunya saja.

      Namun, hal tersebut bukan apa-apa. Itu masih tahap wajar, karena bagi sebagian orang citra diri di hadapan publik itu amat penting. Para politisi memang mesti pandai memoles diri di hadapan orang banyak buat mencari simpati, untuk menjaga nama baik, menunjukkan kesan positif dan sebagainya.

      Bukan perbedaan sikapnya antara di rumah dengan di hadapan publik itu yang menjadi soal. Ada hal lain yang lebih serius. Segala sesuatunya benar-benar berbeda sejak suatu pagi.  Ketika Bahar mendapati hal aneh yang amat mengusik nalarnya.

      Pagi itu, ia berdiri di depan cermin kamar mandi. Mata masih mengantuk. Tapi yang tampak dalam bayangan cermin membuatnya terbelalak seketika. Telinganya berubah panjang, berat, dan menggantung seperti telinga binatang. Hidungnya menjorok ke depan, membulat, mengilap. Rahangnya membesar. Bahar menatap pantulan itu, lalu menyentuh wajahnya. Kulitnya masih kulit manusia, tapi bentuknya sudah bukan wajah manusia. Dia kaget bukan kepalang.

      “Sinta! Ke sini, cepat!”

      Istrinya datang tergesa. Bahar menunjuk wajahnya. “Lihat ini, lihat wajah mas. Kenapa bisa begini!” Suaranya menggigil, ia terlihat panik.

      Sinta menatapnya. Lama. “Tidak ada yang berubah, mas. Wajah mas seperti biasa, memangnya ada yang sakit atau gimana?”

      “Tak ada yang sakit. Tapi coba lihat baik-baik.”

      “Tidak ada apa-apa, seperti wajah biasanya, apa yang mas rasakan?” timpal istrinya heran.

      Bahar tercekat. Ketika ia menatap cermin lagi, kepala babi itu telah lenyap. Wajahnya kembali seperti semula. Dia tidak melanjutkan cerita kepada istrinya. Tapi ketakutan itu tertinggal, membekas dalam benaknya.

      Keesokan paginya, hal serupa terulang. Bahkan lebih jelas. Ia bisa melihat gurat-gurat kasar di kulitnya, kilau minyak di ujung hidung, bahkan bisa mendengar dengus napas berat khas babi hutan. Ia gemetar. Tapi saat Sinta datang, lagi-lagi ia tidak melihat perbedaan apa-apa pada suaminya itu.

      Tiga kali dalam seminggu Bahar menemui psikolog berbeda. Bahkan dia sempat pergi ke dukun. Tapi tak satu pun yang bisa menjelaskan kenapa wajah babi itu terus muncul di cermin tiap pagi, selama beberapa menit, lalu hilang perlahan.

      Semua itu membuat Bahar semakin gelisah. Bahkan setiap malam ia dihantui mimpi-mimpi. Dalam tidurnya, ia melihat perempuan-perempuan muda seksi yang pernah ia sewa dan panggil diam-diam dalam perjalanan dinas. Mereka menertawakannya dengan suara serak dan mencemoohnya dengan kata-kata yang mengiris harga dirinya.

      Ia kadang juga bermimpi melihat uang-uang proyek, uang rakyat, komisi-komisi haram yang pernah diterimanya melayang di sekelilingnya seperti daun gugur, lalu berubah menjadi abu dan menutup wajahnya. Bahkan, dalam satu mimpi, ia terperangkap di dalam kandang besi. Dari luar, orang-orang memandangnya jijik seperti binatang kotor yang patut dijauhi.

      Namun, dunia nyata tetap berjalan seolah tak ada yang terjadi. Orang lain tidak melihat ada perubahan apa pun pada diri Bahar. Ia tetap hadir di rapat-rapat penting, menyampaikan pidato tentang moral, integritas, dan keadilan, nasib rakyat dan segala macamnya. Orang-orang tetap mencium tangannya, memujinya sebagai pemimpin idaman.

      Hingga suatu hari, Bahar menerima undangan dari seorang menteri yang juga petinggi partai untuk menghadiri jamuan khusus di hotel berbintang. Bahar datang mengenakan setelan terbaiknya, berusaha menjaga wibawa meski dadanya terasa penuh sesak oleh gangguan yang terjadi belakangan ini.
      **
      Ruang jamuan itu mewah dan megah, tentu tamunya juga orang-orang penting dan orang-orang hebat. Saat tiba di lokasi, Ia langsung menuju kursi yang diarahkan. Tentu saja, bersebelahan dengan tamu terhormat lain. Tapi sesaat setelah ia duduk, tubuhnya membeku. Pemandangan di hadapannya seperti mimpi buruk yang menjelma nyata.

      Para undangan, sejumlah anggota dewan, bupati, wali kota, gubernur, para menteri, penegak hukum,  hingga pengusaha banyak sekali dari yang hadir memiliki kepala yang sama yaitu kepala babi. Mereka berbadan manusia, bersetelan jas rapi, dengan dasi-dasi mewah. Mereka tertawa, bercakap ringan, membahas proyek, urusan pribadi, hingga urusan kenegaraan dengan tenang, seolah tak ada yang ganjil.

      Salah satu dari mereka, seorang menteri yang terkenal berkinerja bagus dan sering muncul di layar kaca menepuk bahu Bahar. “Hei Bahar. Kita sama sekarang,” ujarnya, tersenyum lebar dengan moncong merah muda. “Selamat datang.”  Dia kemudian tertawa terkekeh-kekeh, ditimpali oleh yang lain.

      Bahar ingin bangkit, ingin lari. Tapi tubuhnya terlalu berat. Ia melihat sekeliling. Yang berwajah manusia tidak menyadari ada yang aneh. Namun tampaknya yang berkepala babi saling mengetahui satu sama lain. Di ruangan berseliweran orang-orang berkepala babi, beberapa menteri dan penegak hukum yang amat dia hormati ternyata berkepala babi yang lebih menyeramkan, taring mereka panjang seperti babi hutan.

      Seolah dalam ruangan itu disesaki orang dengan kepala-kepala babi yang licik dan lihai, yang doyan berkubang lumpur kotor, tapi pandai membawakan diri. Doyan memakan apa saja dari meja rakyat, bahkan bisa memakan kembali apa yang telah dimuntahkannya .

      Dan Bahar sadar, cermin selama ini bukan ilusi belaka. Cermin telah menunjukkan jati dirinya yang sejati. Ia bukan Bahar yang dulu. Ia kini bagian dari kawanan manusia berkepala babi.

      Di luar,  di banyak titik baliho besar menampilkan wajahnya yang teduh, dengan berbagai tulisan kata mutiara.

      Di pertemuan-pertemuan, masyarakat masih bersorak menyebut namanya. Mereka menyambutnya dengan senyum, penghormatan dan harapan. Mereka tak tahu apa yang ada di balik kulit itu.

      Tapi Bahar tahu. Setiap kali ia menatap cermin, ia menyadari dirinya bukan lagi orang betulan, dan perubahan itu terjadi saat menjalani periode kedua di legislatif.

      Discussion about this post

      Recommended.

      Kejari Natuna, PLN, dan Basarnas Sosialisasi Hukum dan Keselamatan di Midai

      Kejari Natuna, PLN, dan Basarnas Sosialisasi Hukum dan Keselamatan di Midai

      Penjelasan Plt. Sekda Karimun Djunaidi Terkait TPP Diragukan, Pegawai Ancam Demo dan Mogok Kerja

      Penjelasan Plt. Sekda Karimun Djunaidi Terkait TPP Diragukan, Pegawai Ancam Demo dan Mogok Kerja

      • Oknum ASN BKAD Takalar Diduga Pungli Ratusan Juta Rupiah Modus Penerimaan CPNS.

        Oknum ASN BKAD Takalar Diduga Pungli Ratusan Juta Rupiah Modus Penerimaan CPNS.

        1932 shares
        Share 773 Tweet 483
      • Kadis PUPR Kepri Masih Bungkam Terkait Proyek Jalan Sei Ladi Batam, Aktivis Tuding Proyek “Tipu-Tipu”

        1767 shares
        Share 707 Tweet 442
      • Belum Kantongi IUP,  Ratusan Hektare Sawit Milik Pribadi Rizal di Mandiangin Diduga Ilegal

        1432 shares
        Share 573 Tweet 358
      • Diterpa Isu Pemerasan, Kades Ko’mara dan Unit Tipikor Polres Takalar Beri Klarifikasi

        1251 shares
        Share 500 Tweet 313
      • Kades dan Perangkat Desa di Karimun Masih Keluhkan Operasional serta Gaji yang Tak Kunjung Cair

        1220 shares
        Share 488 Tweet 305
      • Redaksi
      • Kode Etik Jurnalistik
      • Pedoman Media Siber
      • Disclaimer

      Hak Cipta Radarhukum.id © 2024

      No Result
      View All Result
      • HOME
      • Berita
        • Internasional
        • Nasional
        • Daerah
        • Hukrim
        • Pendidikan
        • Politik
      • EDUKASI HUKUM
        • Agraria
        • Islam & Keluarga
        • Perdata
        • Pidana
        • Tata Negara
      • OPINI
      • PROFIL
      • CATATAN REDAKSI

      Hak Cipta Radarhukum.id © 2024

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In